Kamis, 21 Mar 2019
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Jebol Tembok, Maling Minimarket Ini Embat Uang, Susu dan Rokok

07 Maret 2019, 09: 29: 10 WIB | editor : Ali Mustofa

DIBOBOL MALING: Kondisi toko modern berjejaring di Jalan Pangeran Diponegoro yang dibobol maling dini hari kemarin. .

DIBOBOL MALING: Kondisi toko modern berjejaring di Jalan Pangeran Diponegoro yang dibobol maling dini hari kemarin. . (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

PATI – Minimarket Alfamart di Jalan Pangeran Diponegoro jadi sasaran maling dini hari kemarin. Aksi maling tersebut terbilang cukup nekat. Pelaku menjebol tembok beton. Pelaku mengambil uang, susu dan rokok.

Di lokasi ada dua lubang bekas dijebol maling. Sebelah barat dan selatan. Lubang selatan di balik tembok ada rak. Karena kesulitan masuk, pencuri kembali membobol tembok. Pindah di sebelah barat dinding toko itu.

Kapolres Pati AKBP Jon Wesly melalui Kasatreskrim AKP Yusi Andi mengungkapkan, peristiwa itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 00.30. Saat itu sedang hujan. Jalanan sudah lengang. Cenderung sepi.

Dari rekaman kamera pengintai CCTV terlihat pelaku hanya satu orang. Pelaku mengenakan penutup wajah dan kepala. ”Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya. Salah satu yang diperiksa dari rekaman CCTV tersebut. Semoga segera terungkap. Doakan saja,” kata Kasatreskrim AKP Yusi Andi kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Modus yang digunakan pelaku adalah menjebol tembok dinding sebelah barat. Ada dua lubang. Diperkirakan satu lubang di sebelah selatan untuk akses keluar masuk pelaku. Sementara lubang di sebelah utara ada jaring-jaring rak dagangan. Pelaku tak bisa masuk dari lubang itu. Lebar lubang tersebut sekitar 35 sentimeter.

Dari olah tempat kejadian perkara, petugas menemukan indikasi pelaku menggasak beberapa bungkus rokok, susu, dan uang receh yang ada di kasir. Kerugiannya belum diketahui. ”Masih dihitung petugas toko modern tersebut,” imbuhnya.

Terlihat beberapa barang yang tercecer dan berserakan.

Saat dimintai keterangan, petugas toko modern itu menolak memberikan komentar sama sekali. ”Kami akan sampaikan ke polisi setelah menghitung apa saja dan berapa jumlah kerugian akibat peristiwa ini,” kata seorang petugas, lalu menutup pintu toko tersebut.

(ks/aua/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia