Kamis, 21 Mar 2019
radarkudus
icon featured
Sportainment

Ada Drama di Tapa Utama dalam Kejurkab Muria Cup XIV

01 Maret 2019, 13: 51: 44 WIB | editor : Ali Mustofa

PIAWAI: Atlet ganda putri mencoba mengembalikan kok saat bertanding di GOR Kaliputu Kudus dalam ajang Djarum Kejurkab Muria Cup XIV Kudus 2019 kemarin.

PIAWAI: Atlet ganda putri mencoba mengembalikan kok saat bertanding di GOR Kaliputu Kudus dalam ajang Djarum Kejurkab Muria Cup XIV Kudus 2019 kemarin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

BAE Pertandingan bulutangkis di nomor kemampuan Tapa Utama berlangsung kemarin. Kali ini mempertemukan Dimas Putra Maulana dengan Iqbal Wahyu Listyan. Drama berupa rally-rally panjang dan adu net menjadi warna pertandingan ini.

Pada babak pertama, Dimas mengawali poin pertama lewat pembacaan kok yang bagus. Poin demi poin didapatkannya secara beruntun. Tak ayal, Dimas memimpin jauh meninggalkan Iqbal 6-2. Tak mau malu, Iqbal mencoba membalas lewat pukulan smash yang berhasil berbuah poin hingga kembali menyamakan skor 6-6. Namun, Dimas kembali menjauh 6-11. Di jeda turun minum, kedua pelatih memberikan arahan serius kepada anak asuhnya.

Game berlanjut. Usai jeda minum, Iqbal masih belum meraih poin. Sebab, pukulannya kerap mengenai net. Alhasil poin justru bertambah bagi Dimas. Kedua pemain tampaknya ingin menyudahi game lebih cepat. Sebab, keduanya saling smash dan tak jarang memperagakan drop shot. Suasana menjadi seru lewat tepuk tangan penonton yang membuat pertandingan menjadi lebih ramai.

Skor terus bertambah. Kedua pemain saling menyusul. Terutama saat poin imbang 14-14. Keduanya tampak bermain agresif. Keduanya saling ngotot hingga skor 19-19. Set pertama berkesudahan dengan skor 21-19 untuk kemenangan Dimas Putra Maulana.

Saat turun minum, kedua pelatih tampak serius memberikan arahan kepada anak asuhnya. Hal ini terlihat dari gerakan tangan dari kedua pelatih dan obrolan pelatih kepada anak asuhnya.

Jatuh bangun kedua atlet sering diperagakan di pertandingan Tapa Utama itu. Dimas mencoba mengganti kok. Di set kedua ini, rally-rally panjang juga diperagakan kedua pebulutangkis cilik ini. Pertandingan berjalan semakin seru. Teriakan penonton dan tepuk tangan kedua pelatih menjadi apresiasi atas permainan yang disuguhkan keduanya. Babak kedua berkesudahan dengan skor 21-14 untuk kemenangan Dimas Putra Maulana.

Pelatih Dimas Putra Maulana Puji mengapresiasi anak asuhnya. ”Saya bangga. Namun, Dimas mainnya masih kurang ngotot. Pertandingan selanjutnya harus lebih agresif dan saya akan evaluasi permainan netting-nya,” terangnya.

Sementara itu, Dimas Putra Maulana saat diwawancara oleh wartawan Jawa Pos Radar Kudus mengaku senang. ”Usaha saya selama ini tidak sia-sia. Namun saya harus berlatih lebih keras agar hasilnya jauh lebih baik,” ujarnya singkat. (vga)

(ks/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia