Minggu, 24 Feb 2019
radarkudus
icon featured
Jepara

Gubernur Ganjar Masukkan Token Listrik Gratis Bantuan PLN

08 Februari 2019, 13: 39: 49 WIB | editor : Ali Mustofa

PEDULI: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo launching bantuan sambungan listrik gratis program CSR PLN Unit Induk Pembangkitan Tanjung Jati B di Desa Bondo, Bangsri, kemarin.

PEDULI: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo launching bantuan sambungan listrik gratis program CSR PLN Unit Induk Pembangkitan Tanjung Jati B di Desa Bondo, Bangsri, kemarin. (M. KHOIRUL ANWAR/RADAR KUDUS)

BANGSRI – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyalakan listrik dan memasukkan token listrik secara simbolis pada salah satu rumah warga di Desa Bondo, Bangsri, kemarin. Penyalaan listrik tersebut sebagai peresmian program penyambungan listrik gratis bagi 1000 warga tidak mampu di Kabupaten Jepara oleh PT. PLN (Persero).

Warga yang memiliki rumah tempat peresmian bantuan, Kasnoto, 40, tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya. Bersama istrinya, Sriatun, 35, mendampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, Executive Vice President Regional Jawa Bagian Tengah PLN Purnomo Jaya, dan General Manajer PLN Unit Induk Pembangkitan Tanjung Jati B Komang Parmita menyalakan listrik di samping pintu rumah. Usai dihidupkan, lampu teras rumah pun menyala.

Bapak tiga anak ini mengatakan dirinya kini bisa bekerja lebih lama dan anak-anaknya bisa belajar di malam hari. “Terima kasih bantuannya. Saat ini sudah tidak nyalur (listrik tetangga, Red) lagi. Sudah punya sendiri,” kata Kasnoto.

Sementara itu, Ganjar menyempatkan masuk ke dalam rumah Kasnoto yang terbuat dari kayu tersebut. Ganjar juga meminta Kasnoto diberikan bantuan rumah tidak layak huni. “Kasihan tidurnya satu tempat dengan anak dan istrinya. Kan kasihan tidak bisa tidur berduaan dengan istri. Karena diganggu anaknya,” ujar Ganjar yang disambut tawa ratusan warga.

Komang menjelaskan, melalui program CSR PLN Unit Induk Pembangkitan Tanjung Jati B, penyambungan ini dimulai sejak bulan November 2018 hingga kuartal I tahun 2019 dengan daya 900 VA. “Dengan kegiatan ini Tanjung Jati B menjadi pembangkit pertama yang menginisiasi dan memberikan bantuan penyambungan listrik gratis di sekitar lokasinya,” ujarnya.

Sasarannya adalah masyarakat tidak mampu di 20 Desa di Kabupaten Jepara. Hingga saat ini telah tersambung 528 rumah tangga miskin di 10 desa. Yaitu Desa Tubanan, Kaliaman, Kancilan di Kecamatan Kembang. Juga Desa Bondo, Wedelan, Banjaragung, Srikandang, Papasan di Kecamatan Bangsri. Selanjutnya Desa Tanjung, Kecamatan Pakis Aji dan desa Blingoh, Kecamatan Donorojo.

Sedangkan 10 Desa yang akan disambung adalah Desa Jinggotan, Kecamatan Kembang; Desa Somosari dan Batealit di Kecamatan Batealit. Selain itu juga ada Desa Pancur, Bungu, Bandung dan Pule di Kecamatan Mayong. Juga Desa Bategede, Kecamatan Nalumsari, Menawan Kecamatan Gebog; dan Banyuputih, Kecamatan Kalinyamatan.

Data penerima sambungan baru diperoleh dari Basic Data Terpadu (BDT) Kementerian ESDM tahun 2016 dengan dilakukan survey ulang oleh PLN dan Pemkab Jepara ke rumah warga sehingga bisa dipastikan bantuan ini tepat sasaran.

Dengan kegiatan pemasangan listrik gratis ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menambah rasio elektrifikasi khususnya di Jawa Tengah. Selain penyambungan listrik gratis, PLN juga telah membagikan 3000 paket nutrisi untuk anak-anak sekolah di ring I PLTU Tanjung Jati B. “Sebagai bentuk kepedulian kepada generasi muda. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin 4 bulan sekali,” paparnya.

(ks/war/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia