Minggu, 24 Feb 2019
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Tegas! Polres Ini Sudah Kali Kedua Tangkap Oknum Polisi Nyabu

21 Januari 2019, 11: 34: 38 WIB | editor : Ali Mustofa

Tegas! Polres Ini Sudah Kali Kedua Tangkap Oknum Polisi Nyabu

KOTA - Penangkapan Budi Setyawan, oknum polisi nyabu pada 7 Januari 2019 lalu ternyata bukan kali pertama. Sebelumnya Kasat Narkoba Polres Blora AKP Suparlan juga pernah meringkus Jayus (Oknum Polisi Bojonegoro) sebagai Bandar Narkoba. Saat ini sudah divonis 5,5 tahun. Sebab terbukti pasal 114.

Kasat Narkoba Polres Blora AKP Suparlan mengungkapkan, saat ini Budi Setyawan juga masih meringkuk di tahanan Polres Blora bersama tahanan lainnya. Tidak ada perlakukan istimewa. Semuanya disamaratakan.

“Kami masih mendalami keterlibatan oknum polisi ini. Apakah terlibat dalam jaringan lainnya atau tidak. Ini masih ditahan di sel tahanan umum,” terangnya.

Dia mengaku, hingga saat ini pihaknya juga belum mengajukan permohonan assessment agar pelaku direhab. Sebab masih dalam pendalaman. Selain itu, tim TAT(Kejakaan, BNNP, Direktorat Narkoba, Sikolog, Dokter) yang nanti bakal memutuskan apakah Budi Setyawan memberikan izin atau tidak.

“Kami hanya pemohonan. Yang menilai dari tim. Kalau misalkan tidak ada kaitannya dengan jaringan pengguna diajukan assessment. Kalau dikabulkan ya direhab. Tapi kalau tidak ya sebaliknya,” imbuhnya.

Meski direhab, proses peradilan umum tetap dilanjut. Setelah vonis baru menjalani sidang etik kepolisian. “Harus masuk tahanan umum dulu. Setelah itu baru sidang kode etik kepolisian. Kami perlakukan sama,” jelasnya.

Untuk anggota kepolisian yang tersangkut sebuah kasus memang menjalani sidang dua kali. Yaitu peradilan umum dilanjutkan sidang kode etik. “Sekali lagi. Rehab tidak menghapuskan pidana. Atau sidang peradilan umum. Saya akan profesional.  Jangan sampai berasumsi kami nangani tidak profesional,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Budi Wibowo, Suisman, dan Budi Setyawan digerebek polisi di Jalan Halmahera, Kelurahan Jetis, Blora. Budi Setyawan bertugas di Polsek Kecamatan Tunjungan.

Budi ditangkap setelah mendapatkan informasi masyarakat. Bahwa akan ada transaksi narkoba pada pukul 19.00 di Beran. Yaitu Suisman warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Tunjungan dan Budi Wibowo warga Dukuh Kalangan, Kecamatan Tunjungan.

Atas informasi itu, petugas melakukan penyelidikan. Pada pukul 22.45 di Jalan Halmaheran berhasil mengamankan dua orang tersebut. Setelah petugas melakukan penggeledahan dan menemukan 1 paket narkotika jenis sabu seberat 0,12 gram. Barang haram tersebut diambil dari rumah Budi. Saat itu pihaknya juga belum tahu kalau oknum polisi itu terlibat.

Setelah pengembangan dari hasil penangkapan kedua tersangka tersebut, keesokan harinya (7/1) Sat Narkoba mendatangi rumah oknum polisi. Sesuai informasi yang didapat kemudian melakukan pemeriksaan dan penggeledahan rumah Budi. Alat bong ditemukan. Ketiganya semua positif mengunakan narkoba. Mereka sering mengunakan sabu di tempat servis barang elektronok milik Budi Wibowo.

Ketiganya patungan Rp 100 ribuan. Mereka ingin menggunakan bersama di tempat servis milik Wibowo. Adapun barang haram yang digunakan oknum itu didapat dari memesan orang melalui nomor handphone dan dikirim ke salah satu alamat. Dan saat itu yang memesan adalah Budi Setyawan yang tujuannya digunakan secara bersamaaan.

Barang haram itu digunakan untuk menghilangkan nyeri di kepalanya. Sebab, beberapa tahun lalu dirinya pernah mengalami kecelakaan serius di bagian dagu.

(ks/sub/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia