Minggu, 24 Feb 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Angkat UMKM, Tim Macan Muria Target Naik Kasta

21 Januari 2019, 10: 33: 30 WIB | editor : Ali Mustofa

PERKUAT PERSIKU: Pemain Persiku diperkenalkan saat launching tim dengan dimeriahkan perform Padi Reborn di Alun-alun Simpang 7 Kudus kemarin.

PERKUAT PERSIKU: Pemain Persiku diperkenalkan saat launching tim dengan dimeriahkan perform Padi Reborn di Alun-alun Simpang 7 Kudus kemarin. (LIYA SAMUDRA/RADAR KUDUS)

KUDUS – Konser Padi Reborn kemarin malam disemarakkan dengan stan-stan usaha mikro, kecil, dan menengan (UMKM). Terlihat stan-stan tersebut, berjajar di depan kantor kawasan Alun-alun Simpang 7 Kudus. Isinya beraneka ragam. Ada batik, kuliner, hingga kopi.

Stan pertama milik Teresia Liong yang menyajikan batik-batik. Selain itu, ada stan milik Debiy yang menjajakan kuliner. Ada juga stan kopi Muria milik Doni Dole yang menjajakan kopi Muria. ”Rasa kopi ditentukan dari tekstur tanah, iklim, ketinggian, dan perlakuan terhadap tanaman itu sendiri. Jadi kopi Muria memiliki tastenote (rasa) sendiri. Dia memiliki rasa cenderung ke arah floral, moka, dan rempah-rempah,” jelas Doni.

Para pelaku UMKM merasa puas dengan diberi ruang pameran ini. Mereka mengaku even ini dapat menunjang promosi usaha mereka. Selain itu, dengan didukungnya UMKM, mampu mengembangkan kreativitas dan mengurangi angka pengangguran. Mereka juga berterima kasih kepada Pemkab Kudus karena sudah memberikan dukungan kepada mereka.

Kegiatan yang dimeriahkan konser Padi Reborn ini, juga termasuk launching tim Persiku. Tim ini akan mengarungi laga di Liga 3 Jawa Tengah (Jateng). Target ke depan, tim berjuluk Macan Muria ini, bisa menembus Liga 1.

Bupati Kudus Tamzil meminta dukungan penuh masyarakat Kudus untuk Persiku. Itu sebabnya pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk memajukan Persiku. ”Kita akan bersama-sama membuat Persiku naik ke Liga 1," katanya disambut teriakan ribuan suporter dan penonton.

Acara semakin semarak dengan teriakan ribuan suporter Macan Muria. Launching ini juga dihadiri Gubernur Jateng Ganjar Pranowo beserta istri. Saat sambutan, Ganjar menyampaikan agar Persiku mampu menciptakan pemain berprestasi dan menargetkan bisa meraih nomor 1. Juga agar tak berbuat curang. Seperti pengaturan skor yang sekarang mencoreng persepakbolaan Indonesia.

”Saya turut berbangga dan gembira dengan launching Persiku ini. Saya berpesan ciptakan sepak bola yang fair. Angger sampeyan main skor, iki (kalau kalian main skor, ini),” katanya sambil menggenggamkan tangan, seperti hendak memukul. Itu isyarat larangan bermain skor.

Saat launching Persiku, diperkenalkan pelatih Persiku Subangkit yang merupakan mantan pelatih klub-klub nasional, seperti PSIS Semarang dan Sriwijaya FC. Turut diperkenalkan pemain-pemain Persiku. Di antaranya Bernadus Fernando, Tio Rizky Fachrezi, dan Yogie Chaniago.

Perwakilan PT Nojorono T Sugiyanto mengucapkan rasa syukur atas launching Persiku dan konser Padi Reborn yang berjalan sukses, aman, dan terkendali. ”Semua berkat kedewasaan penonton dan masyarakat Kudus, sehingga bisa berlangsung dengan aman dan damai. Selain itu, kerinduan masyarakat terhadap musik untuk hiburan terobati," ungkapnya. ”Terima kasih Pak Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Kapolres, serta Dandim Kudus yang menyukseskan acara ini,” imbuhnya.

Eko Hari Djatmiko, koordinator lapangan (korlap) launching Persiku juga mengungkapkan rasa syukurnya atas suksesnya kegiatan ini. ”Alhamdulillah launching Persiku yang dimeriahkan konser Padi Rebon berjalan lancar dan aman. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya acara ini. Tidak lupa kami juga mengucapkan terima kasih kepada PT Nojorono atas kerjasamanya, sehingga acara ini bisa sukses terselenggara," ungkapnya. (vah)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia