Kamis, 21 Mar 2019
radarkudus
icon featured
Ekonomi

Ini Yang Dilakukan Pemkab Kudus Angkat Produk Lokal  

11 Januari 2019, 22: 04: 22 WIB | editor : Ali Mustofa

PAMERAN: Pelaku UKM mengikuti pameran produk berupa tas sekolah yang tujuan untuk meningkatkan promosi baru-baru ini.

PAMERAN: Pelaku UKM mengikuti pameran produk berupa tas sekolah yang tujuan untuk meningkatkan promosi baru-baru ini. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)

KOTA Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mendorong usaha mikro terus dilakukan. Caranya dengan memberikan pelatihan dan studi banding sebagai gambaran inovasi dan membuka ide pelaku usaha.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disnaker Perinkop, dan UKM) Bambang TW mengatakan, sebenarnya, potensi UKM di Kudus untuk berkembang itu sangat terbuka lebar. Untuk itu pihaknya terus mengajak UKM ikut pameran, pelatihan, dan pembekalan.

Dia menambahkan, pengembangan usaha dimulai dari sumber daya manusia (SDM), olahan produk makanan, kemasan dan strategi pemasaran. Untuk permodalan, perbankan sekarang banyak yang memberikan pinjaman usaha sehingga bukan suatu hambatan usaha untuk perkembang.

Sementara itu, UKM di Kudus dua tahun ini menunjukkan ada kemajuan. Produk-produknya banyak dijumpai di toko oleh-oleh dan pasar swalayan. Seperti madu mongso, keripik, telur asin, kacang dan lainnya.

”Data sementara ada 100 lebih yang sudah memasarkan produknya ke toko oleh-oleh dan pasar swalayan. Selain itu, pelaku usaha sekarang sudah melek teknologi. Yakni penjualan tidak hanya offline tapi juga online. Bahkan ada yang produknya makin dikenal melalui pemasaran lewat media sosial (medsos),” ungkapnya.

Bambang optimis produk lokal Kudus mampu bersaing dengan produk lainnya. Baik dari kemasan maupun mutu produk. Bambang menambahkan, tidak mudah bisa masuk toko modern atau pasar swalayan, harus ada kelengkapan seperti label halal, nomor seri dari BPOM, nomor izin PIRT dan lainnya.

(ks/san/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia