Sabtu, 19 Jan 2019
radarkudus
icon featured
Jepara

5 Siswi SD Keracunan Usai Minum Es Degan Pemberian Orang Tak Dikenal

09 Januari 2019, 07: 10: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

CARI KETERANGAN: Tim Polsek Tahunan mengunjungi korban keracunan di RSUD RA Kartini kemarin.

CARI KETERANGAN: Tim Polsek Tahunan mengunjungi korban keracunan di RSUD RA Kartini kemarin. (POLSEK TAHUNAN FOR RADAR KUDUS)

JEPARA Lima siswa SDN 1 Tahunan, Jepara, mengalami gejala keracunan kemarin. Mereka keracunan setelah meminum es degan yang dibagikan secara gratis oleh orang tak dikenal. Diduga sebelum dibagikan, es degan tersebut ditaburi bubuk putih oleh orang tak kenal tersebut.

Guru Olahraga SDN 1 Tahunan Candra Ardinata, menyampaikan, lima siswa tersebut tiba-tiba mengalami sakit perut. Peristiwa ini, usai para siswa meminum es degan yang dijual di depan sekolah.

Awalnya, ada orang yang tak dikenal turun dari mobil Fortuner berpelat nomor berawalan B membeli semua es degan yang dijual itu. Kemudian, es tersebut dibagi-bagikan oleh penjual kepada siswa secara cuma-cuma.

(mahendra aditya/radar kudus)

”Siswa yang sudah terlanjur membayar uangnya juga dikembalikan. Saat memborong es degan, ada salah satu siswa yang melihat orang yang turun dari mobil itu, memasukkan serbuk putih ke dalam kotak yang berisi es degan itu," terang Candra.

Setelah es degan habis dibagi-bagikan, seperempat jam kemudian sejumlah siswa muntah, mual, dan pusing. Lima siswi terpaksa dibawa ke RSUD Kartini. Lima korban yang dirawat itu Nunetta, 10; Rahma Aulia Nazilla, 10;  Adella Azzahra, 11; Aida Alfina Diyaulhaq, 11; dan Ellena Dwi Anggita Azzahwa, 9.

Menurut keterangan saksi di lapangan, penjual es degan merupakan pedagang yang biasa mangkal di sekolahan itu. Namun, tidak ada yang mengetahui identitas pedagang tersebut. ”Penjual es degan memang setiap hari berjualan di depan sekolah sampai siang. Terus yang memborong itu, kami juga tidak tahu. Ada dua orang perempuan dan satu laki-laki," katanya.

Sampai saat ini, Polres Jepara masih mendalami kasus keracunan anak ini. Termasuk menggali kebenaran kejadian tersebut.

Kasat Res Narkoba Polres Jepara AKP Hendro Asrianto, membenarkan jika ada serbuk putih yang dicampurkan ke minuman es degan tersebut. Namun, kecil kemungkinan serbuk itu sabu-sabu. Sebab, reaksi seseorang usai mengonsumsi sabu-sabu bukan mual-mual dan muntah. Selain itu, ketika sabu-sabu dilarutkan dengan air tidak akan berdampak.

”Serbuk putih yang katanya dicampurkan itu, bisa juga serbuk pencuci perut. Tapi, yang jelas kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut," terang Hendro.

(ks/war/lin/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia