Minggu, 24 Mar 2019
radarkudus
icon featured
Features
Mengintip Bisnis Prostitusi Online (2)

Sekali Kencan Rp 1 Juta, Sehari Bisa Main Lima Kali

08 Januari 2019, 13: 35: 00 WIB | editor : Ali Mustofa

Sekali Kencan Rp 1 Juta, Sehari Bisa Main Lima Kali

Sebagai cewek simpanan, Fitria enjoy menjalani asmara terlarang meski papinya sudah punya anak dan istri. Sebaliknya si papi juga mendapatkan benefit sensasi dari perempuan bukan istri tersebut.

Cewek itu sudah hampir dua tahun menjadi angel. Selain Kota Lumpia sebagai pangsa pasar utama, ia juga menyasar area Kudus dan Pati. Itu nyata dari berbagai hashtag yang diketikkan di wall-nya.

Dia terjun ke dunia prostitusi online sudah hampir dua tahun ini. Awalnya dari ajakan kakak kelasnya sewaktu kuliah. Kini kakak tingkatnya itu menjadi mami di sebuah lokasi bisnis cinta di Kota Atlas. Sedangkan Ria sudah mandiri dengan penawaran via Twitter. Motifnya klasik. Karena ekonomi.

Job yang dijalani ini memang cukup menggiurkan. Meski demikian ia hanya menumpuk penghasilannya sebagai tabungan. Ia tak ingin keluarganya curiga. Makanya, meski memiliki banyak uang ia tak ingin membeli mobil atau beli rumah.  

Padahal, ia mengaku kerap meraup keuntungan lebih dari Rp 10 juta kurang dari satu pekan. Tarif kencan durasi ST Rp 1 juta. LT selama enam jam Rp 4 juta. Sedangkan private 24 jam Rp 7 juta.

Dengan tarif segitu, ia menawarkan berbagai service. Mulai dari BJ, HJ, FK, FJ, DS, mandi kucing dan lainnya. Normal sex. Ia menolak ajakan BDSM. Ia juga tak melayani rimming, CIM, dan CIF. 

Apalagi hari itu ia membuka expo di Kota Bumi Mina Tani itu. Mulai sore hingga sepanjang malam slot-nya sudah penuh. Bahkan, ia masih harus menerima tamu untuk melayani morning sex. Slot akhir.

Kebanyakan slot meminta layanan ST. Pukul 11.00 ia harus check out  dari penginapan di kota tersebut. Bisa dibayangkan bila ia melayani ST mulai pukul 15.00 hingga 22.00. Belum lagi lanjut keesokan harinya sudah ditunggu pria penikmat angel lainnya. Berapa penghasilannya satu kali ekspo Pati? Secara matematis. Ia bisa membawa pulang duit Rp 4 hingga Rp 7 juta sekali membuka ekspo. ”Sekarang aja yuk,” kata Fitria mengawali ajakan bercinta. “Gak usah pakai caps ya. Saya lupa beli beb,” goda lelaki itu. ”Kenapa aku gak lupa,” timpalnya dengan nada manja sambil mencubit puting lelaki. “Auwh.” Tangannya pun menyodorkan “permen” (caps). Bungkus warna merah tua. Dengan merk cukup terkenal. 

(ks/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia