Minggu, 24 Mar 2019
radarkudus
icon featured
Jepara

Sempat Langka, Sepekan ke Depan BBM dan LPG di Karimunjawa Aman

07 Januari 2019, 22: 18: 28 WIB | editor : Ali Mustofa

UNTUK DIISI: Tumpukan tabung LPG di Pelabuhan Kartini yang diangkut dari Karimunjawa baru-baru ini.

UNTUK DIISI: Tumpukan tabung LPG di Pelabuhan Kartini yang diangkut dari Karimunjawa baru-baru ini. (M. KHOIRUL ANWAR)

JEPARA – Pengiriman bahan bakar minyak (BBM) dan gas ke Karimunjawa akhirnya bisa direalisasikan akhir pekan lalu. Ketersediaan BBM bisa menjamin kebutuhan selama sepekan ke depan setelah ada penambahan kapasitas tangki timbun. Sebelumnya, hanya mampu menampung 85 kiloliter (KL). Kini bisa menampung 135 KL.

Camat Karimunjawa S. Karnanejeng, menjelaskan, di SPBU Karimunjawa tangki timbun memiliki kapasitas yang lebih besar. Dengan adanya penambahan kapasitas tersebut, pihaknya berharap, ketersediaan BBM bisa terpenuhi.

Selama ini, dengan kuota 85 KL, sebulan ada tiga kali pengiriman BBM. Sedangkan kapasitas baru 135 KL, nantinya pasokan sebulan hanya akan dikirim dua kali. Dengan mekanisme awal, total penambahan kuota dalam sebulan 255 KL. Sedangkan dengan kuota yang baru, sebulan 270 KL. ”Penambahan total sebulan 15 KL. Harapan kami bisa mencukupi kebutuhan BBM,” tandasnya.

Gas dan pertalite yang sempat kehabisan stok tak lagi melanda warga Karimunjawa. Kapal Self Propeller Oil Barge (SPOB) mengangkut BBM dari Pelabuhan Tanjung Mas ke Karimunjawa. Kapal sandar pada Jumat pukul 13.30. Seharusnya kapal diberangkatkan sehari sebelumnya, tapi belum dapat izin berlayar karena cuaca buruk. Usai tiba di Karimunjawa, kemudian dibongkar. Selanjutnya pertalite dimasukkan ke dalam tangki timbun.

”Sejak diberlakukan larangan berlayar pada 30 Desember lalu, BBM langka. Karena kehabisan stok. Setelah membaik BBM tersedia untuk kebutuhan sepekan mendatang,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ketersediaan BBM di Kepulauan Karimunjawa sempat terjadi kelangkaan. Hal ini karena kapal yang mengirim BBM masih tertahan di Semarang. Persediaan di SPBU mulai habis. Namun di tingkat pengecer masih aman. Harganya sekitar Rp 10 sampai Rp 12 ribu.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Jepara Edy Marwoto, menjelaskan, ketersediaan gas juga sudah tercukupi usai izin berlayar terbit. Kapal pengiriman gas ke Karimunjawa berlayar akhir pekan lalu. Kapal khusus barang tersebut, berlayar dengan membawa 3.115 tabung. Dengan rincian LPG 3 kg 3.000 tabung, LPG 12 kg 110 tabung, dan lima  tabung LPG 50 kg. ”Gas yang dikirim cukup untuk persediaan dua pekan ke depan,” katanya. 

(ks/war/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia