Minggu, 24 Mar 2019
radarkudus
icon featured
Pendidikan

LDII Kudus Gelar Pelatihan Kepemimpinan Organisasi

26 Desember 2018, 17: 07: 21 WIB | editor : Ali Mustofa

RESMI DI BUKA : Pelatihan Kepemimpinan Organisasi DPD LDII Kudus resmi dibuka oleh Asisten II, H Ali Rifai SH., MH., mewakili Bupati Kudus Ir. H M Tamzil, MT.

RESMI DI BUKA : Pelatihan Kepemimpinan Organisasi DPD LDII Kudus resmi dibuka oleh Asisten II, H Ali Rifai SH., MH., mewakili Bupati Kudus Ir. H M Tamzil, MT. (SAMODRA DAHLIYA/RADAR KUDUS)

KUDUS - Menyadari betapa pentingnya mencetak generasi andal, LembagaDakwah Islam Indonesia (LDII) menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Organisasi selama dua hari pada 22 dan 23 Desember kemarin.

Acara diselenggarakan di @Hom Hotel Kudus kemudian dilanjutkan dikomplek masjid Baitul Qudus, Panjang. Menurut ketua DPD LDII Kudus, H Marjono, Spd., pelatihan ini bertujuan ingin meningkatkan Sumber Daya Masyarakat (SDM) Generasi penerus (Generus) LDII menjadi lebih tangguh. Juga agar lebih profesional dan religius.

”Profesional menurut  LDII adalah setiap individu di LDII harus memiliki tiga kompetensi, yaitu fakih dan berilmu, berakhlak karimah dan mandiri. Religiusnya, LDII ingin membangun karakter luhur dengan enam tabiat luhur. Yakni, rukun, kompak, amanah,  jujur, kerjasama yang baik, kerja keras, dan hemat,” jelasnya.

”Materi yang diberikan dalam pelatihan ini antara lain adalah, wawasan keorganisasian, Manajemen dan Resolusi Konflik, Kepemimpinan yang Efektif, Team Work dan Leadership,” imbuh Marjono.

Sementara itu, menurut Wakil Ketua  DPW LDII Jateng, Drs. Bambang Hariyanto, MM., menegaskan, bahwa jiwa kepemimpinan itu tidak lahir dengan serta-merta. ”Artinya tidak diperoleh dari pendidikan formal, akan tetapi melalui pengalaman hidup seseorang, diantaranya melalui pelatihan kepemimpinan ini,” tegasnya.

“Hidup di Indonesia ini penuh keragaman, kita sangat bersyukur karena diberi kebebasan melaksanakan ibadah sesuai dengan syariatnya. Selain diberi kebebasan juga dilindungi Undang-Undang. Sehingga tidak ada alasan yang menguatkan kita berbuat radikal, meresahkan masyarakat ataupun berbuat anarki dan sebagainya,” tutur Bambang.

Pelatihan ini diikuti oleh pengurus pleno DPD LDII. Mulai pengurus harian dan bidang-bidang. Serta seluruh pengurus harian pimpinan cabang LDII dari 8 kecamatan diKabupaten Kudus.

Dalam pelatihan ini menghadirkan Kementerian Agama (Kemenag) Drs. H Abdul Jamil yang memberikan tausiyah dan mauidhoh khasanah, juga Doa dipimpin langsung dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kudus, KH Ahmad Hamdani LC.

Turut memberikan pembekalan, yakni dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) Kapten Inf Ibnu Latifurahman. Materinya menyampaikan, pemimpin harus mempunyai jiwa nasionalisme yang tinggi, disiplin, memiliki visi, bijak, berani, rendah hati, religius dan berani mengambil keputusan.

Sedangkan mewakili Kaplores Kudus, yakni Kanit Keamanan Negara Sat Intel kam Polres Kudus IPDA Subkhan, SH, memberikan wawasan tentang bela negara, juga pentingnya kemampuan untuk menjaga dan memelihara ketertiban umum. Mengutip pernyataan Charles Reith dalam bukunya The Blind Eye of History. (lia)

(ks/top/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia