Minggu, 24 Mar 2019
radarkudus
icon featured
Pati

Selamat! Kabupaten Pati Raih APE 2018 di Istana Wakil Presiden

20 Desember 2018, 22: 49: 05 WIB | editor : Ali Mustofa

SELAMAT: Bupati Haryanto didampingi pejabat di lingkungan Kabupaten Pati usai menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2018 di istana wakil presiden.

SELAMAT: Bupati Haryanto didampingi pejabat di lingkungan Kabupaten Pati usai menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2018 di istana wakil presiden. (HUMAS PEMKAB PATI FOR RADAR KUDUS)

PATI – Penghargaan bergengsi kembali diraih Kabupaten Pati. Kemarin, Bupati Haryanto menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2018 di istana wakil presiden. Pati menyabet penghargaan tersebut dalam bidang kabupaten yang memiliki komitmen dalam upaya mewujudkan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak.

Penghargaan itu diserahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise. Penghargaan APE 2018 secara keseluruhan diberikan kepada  sembilan kementerian/lembaga, 22 pemerintah provinsi, dan 159 pemerintah daerah kabupaten/kota se-Indonesia.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas komitmen dan peran  baik kementerian/lembaga, dan pemerintah daerah yang telah berupaya dan berkomitmen melaksanakan pembangunan PPPA melalui strategi pengarusutamaan gender (PUG).

Melalui pemberian penghagaan APE ini diharapkan semakin memotivasi kementerian/lembaga dan pemda dalam melakukan berbagai inisiatif untuk mewujudkan proses pelaksanaan pembangunan dan menjamin hasil pembangunan yang adil bagi semua.

”Harapan kami semua stakeholder dapat bekerja sama, berkolaborasi, dan saling bahu membahu mengemban mandat negara untuk menjadikan perempuan dan anak Indonesia berada pada garis aman, mandiri, bermartabat, dan berkualitas,” papar Menteri Yohana dalam sambutannya.

Sementara itu, Bupati Pati Haryanto usai menerima penghargaan mengaku, bersyukur atas diperolehnya penghargaan tersebut. Menurutnya, sudah lama Pati berupaya untuk mewujudkan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak.

”Seperti dapat dilihat dari Penghargaan Kota Layak Anak (KLA) yang kerap disandang Kabupaten Pati,” paparnya.

Langkah Kabupaten Pati untuk berkomitmen dalam bidang tersebut. Dilakukan secara total. Seperti dalam produk hukum. Pati sejak 2015 lalu, bahkan sudah punya regulasi sendiri terkait Penyelenggaraan Perlidungan Terhadap Korban Kekerasan Berbasis Gender dan Anak.

Program-program kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak, juga selalu masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati. ”Tiap setahun sekali. Juga selalu kami programkan kegiatan evaluasi pengarustamaan gender di Kabupaten Pati,” terangnya.

(ks/aua/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia