Rabu, 19 Dec 2018
radarkudus
icon featured
Jepara

Dua Jam KPK Geledah Ruangan Bupati Jepara, Ada Apa?.....

05 Desember 2018, 22: 45: 38 WIB | editor : Ali Mustofa

DIJAGA POLISI: Petugas KPK keluar dari ruang kerja Bupati Jepara Ahmad Marzuqi setelah dua jam berada di dalam kemarin.

DIJAGA POLISI: Petugas KPK keluar dari ruang kerja Bupati Jepara Ahmad Marzuqi setelah dua jam berada di dalam kemarin. (M. KHOIRUL ANWAR/RADAR KUDUS)

JEPARA Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) menggeledah dua ruang Bupati Jepara Ahmad Marzuqi kemarin. Masing-masing, ruang kerja yang ada di gedung Setda Jepara dan kamar tidur bupati di rumah dinas belakang Pendapa Kabupaten Jepara. Dalam pemeriksaan yang berjalan selama dua jam itu, petugas KPK dibagi menjadi dua tim.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus, tiga polisi berompi sambil membawa senjata laras panjang berjaga di depan kantor Setda Jepara. Ada pula dua polisi lain berjaga di pintu belakang rumah dinas bupati.

Berdasarkan keterangan SH, salah satu pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Setda Jepara, tim KPK datang sekitar pukul 09.30. Lalu masuk ke dalam ruang kerja bupati. ”Ada yang masuk ke ruang kerja. Ada yang berjalan ke selatan atau ke arah rumah dinas,” katanya.

Petugas masuk ke dua ruang bupati selama dua jam. Namun, tidak ada orang yang diizinkan masuk, selain petugas KPK dan polisi. Di ruang kerja bupati, dari luar terlihat tidak ada yang berbeda dari suasana sehari-hari. Pegawai berjalan di lingkungan kantor seperti biasa. Ada pegawai yang masuk ke ruang rapat I. Ada pula yang masuk ke ruang ajudan bupati.

Sementara suasana penggeledahan di rumah dinas lebih sepi. Sebab, tidak ada aktivitas perkantoran. Dua polisi berjaga di ruang pringgitan belakang rumah dinas. Ada pula dua orang petugas KPK duduk di depan pintu belakang. Ada rompi KPK, tapi tidak dipakai.

Sekitar pukul 11.30 satu orang berompi KPK keluar dari dalam rumah dinas. Dia membawa beberapa lembar kertas. Lalu, diberikan kepada petugas lain yang berada di luar. Kertas tersebut diperiksa. Dua menit kemudian dibawa lagi petugas berompi ke dalam.

Setengah jam kemudian, petugas KPK yang berada di rumah dinas maupun ruang kerja bupati keluar. Tapi, rompi KPK tidak dipakai lagi. Beberapa koper dibawa oleh petugas. Dengan tergesa-gesa mereka masuk ke dalam mobil. Ada dua mobil dari petugas KPK. Sedangkan polisi hanya mambawa satu mobil.

Ketika Jawa Pos Radar Kudus mencoba memantau situasi di rumah dinas, menjumpai Marzuqi berjalan dari arah barat menuju kamar bagian samping rumah dinas. Saat ditanya mengenai kedatangan KPK, ia hanya melempar senyum sambil berlalu. Kemudian masuk ke kamar.

(ks/war/lin/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia