Rabu, 19 Dec 2018
radarkudus
icon featured
Kudus

Peringati HUT ke-73 PGRI, Ratusan Guru Tampilkan Tari Kolosal

24 November 2018, 07: 10: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

GURU MENARI: Sebanyak 400 guru beserta siswa melakukan gladi bersih upacara peringatan HUT ke-73 PGRI di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus kemarin.

GURU MENARI: Sebanyak 400 guru beserta siswa melakukan gladi bersih upacara peringatan HUT ke-73 PGRI di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus kemarin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

KUDUS – Ratusan guru dan siswa melakukan gladi bersih tarian kolosal di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus kemarin. Tarian kolosal akan ditampilkan pada upacara peringatan HUT ke-73 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Senin (26/11). Dalam tarian kolosal itu melibatkan 400 guru se-Kabupaten Kudus.

Ketua PGRI Kudus Kasmudi menjelaskan tarian ini menceritakan Kudus menuju perkembangan revolusi industri IV. ”Latihan sudah tiga kali. Hari ini (kemarin, Red) gladi bersih. Nantinya juga ada pencanangan Satu Buku Satu Guru, artinya tiap guru diimbau membuat tulisan entah itu fiksi atau nonfiksi,” ungkapnya.

Kasmudi menjelaskan, tema yang diangkat tahun ini Wujudkan Guru sebagai Penggerak Perubahan menuju Indonesia Cerdas Berkarakter dalam Revolusi Industri IV. Menurutnya, tema ini perlu perubahan pemikiran para guru. Yaitu guru yang melek dengan teknologi.

”Tugas guru semakin berat. Mempersiapkan generasi penerus bangsa menghadapi Revolusi Industri IV. Sehingga, persaingannya tidak hanya sesama sumber daya manusia (SDM) tapi juga teknologi,” ungkapnya.

Dia menambahkan HUT ke-73 PGRI juga ada pemberian hadiah-hadiah. Karena sebelumnya juga ada perlombaan di tingkat kecamatan. Seperti lomba paduan suara, lomba mewarnai, dan lomba voli.

Sementara itu, pelaksanaan upacara HUT PGRI Kudus dijadwalkan pukul 07.30. Diakhiri dengan pertunjukan tari kolosal bertemakan revolusi industri IV.

Kasmudi berharap acara tersebut berlangsung lancar. ”Peserta upacara melibatkan guru berjumlah tiga ribu orang. Siswa sebanyak dua ribu orang dan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. Tahun ini cukup sederhana. Puncaknya Senin (26/11),” ungkapnya.

(ks/san/zen/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia