Jumat, 16 Nov 2018
radarkudus
icon featured
Jepara

Tetap Cantik, Puluhan Model Peragakan Busana Berbahan Limbah Plastik

Senin, 05 Nov 2018 19:19 | editor : Ali Mustofa

KREATIF: Peserta fashion show limbah plastik tampil memukau di hadapan penonton.

KREATIF: Peserta fashion show limbah plastik tampil memukau di hadapan penonton. (FEMI NOVIYANTI/RADAR KUDUS)

JEPARA – Puluhan model berlenggak-lenggok memperagakan busana berbahan limbah plastik Sabtu (3/11) sore. Tak hanya tampil cantik, mereka juga turut mengedukasi penonton terkait pengelolaan limbah plastik.

Ada sekitar 25 peserta tampil mengenakan busana berbahan limbah plastik pada fashion show limbah plastik yang digelar di Alun-alun Jepara tersebut. Kegiatan itu meramaikan pameran kreativitas sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara.

Meski bahan dasar yang dipakai merupakan limbah plastik, namun para peserta mampu menyulapnya menjadi busana yang indah dipandang mata. Tak hanya itu, para peserta juga tampil dengan menawarkan konsep menarik. Ada yang mengangkat tema bunga matahari, burung merak, taman bunga, hingga berbagai tema lainnya.

(FEMI NOVIYANTI/RADAR KUDUS)

Salah satu peserta dari SMKN 2 Jepara tampil menarik dengan tema bunga matahari. Guru yang mendesain busana tersebut, Etty Zayyartuti mengatakan, busana yang dibuatnya terinsiprasi dari bunga matahari yang banyak tumbuh di lingkungan sekolah.

Untuk membuat busana tersebut, pihaknya memerlukan waktu sekitar satu pekan. Busana yang ditampilkan itu dibuat dari limbah plastik yang dikombinasikan dengan kardus snack. ”Bagian utama busana menampilkan warna merah hitam layaknya lebah. Jadi tidak hanya ada bunga matahari tapi seolah ada lebah yang sedang hinggap,” tuturnya.

Dia juga memanfaatkan ranting-ranting kering yang didapat dari lingkungan sekolah. ”Supaya tidak terbuang siang-sia. Jadi kami manfaatkan untuk mempercantik busana ini,” ungkapnya.

Peserta dari TPA Bandengan, mengkombinasikan busana dari sampah organik dan sampah anorganik. Selama tampil, dijelaskan pula proses pembuatan hingga kampanye memilah sampah organik dan anorganik oleh narator.

Terkait kegiatan ini, Kepala DLH Kabupaten Jepara Fatkhurrahman melalui Kasi Pengendalian Kerusakan dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup, Duddy Ika Kurniawan mengatakan, fashion show limbah plastik diikuti oleh peserta baik dari bank sampah sekolah, bank sampah masyarakat, hingga komunitas lingkungan. ”Pada gelaran ini, kami memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berkreasi mengolah limbah plastik jadi busana,” tuturnya.

Duddy menambahkan, gelaran tersebut mendapat sambutan yang luar biasa dari mayarakat. ”Banyak yang ambil bagian, masyarakat juga banyak yang hadir menyaksikan. Ini sekaligus untuk upaya kami untuk edukasi pengelolaan sampah pada masyarakat,” imbuhnya.

(ks/emy/zen/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia