Jumat, 16 Nov 2018
radarkudus
icon featured
Rembang

Keren Nih! Metamorfosa Batik Tulis Lasem Jadi Kostum Ciamik

Minggu, 04 Nov 2018 22:50 | editor : Ali Mustofa

MEMUKAU: Penampilan peserta carnival saat berlangsungnya lomba batik tulis Lasem bertajuk ”Metamorfosa Batik Tulis Lasem, Karya Kita, Prestasi Bangsa” di halaman Kantor Bupati Rembang kemarin.

MEMUKAU: Penampilan peserta carnival saat berlangsungnya lomba batik tulis Lasem bertajuk ”Metamorfosa Batik Tulis Lasem, Karya Kita, Prestasi Bangsa” di halaman Kantor Bupati Rembang kemarin. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

REMBANG – Even bertajuk ”Metamorfosa Batik Tulis Lasem, Karya Kita, Prestasi Bangsa” berlangsung sukses di halaman Kantor Bupati Rembang kemarin. Di antara kegiatan yang dihelat untuk memperingati Hari Batik ini, lomba fashion show dan carnival.

Acara ini menyedot perhatian masyarakat. Mereka sejak sekitar pukul 09.00 sudah berbondong-bondong datang. Diawali dengan lomba menggambar desain/motif batik tingkat SD. Lomba membatik tulis tingkat SMP/SMA/umum. Kemudian lomba desain batik tulis Lasem tingkat umum yang dipusatkan di Gedung Balai Kartini.

Siang harinya pukul 13.30 digelar lomba fashion show dengan tema kasual. Dilanjut dengan carnival batik tulis Lasem. Pesertanya mulai siswa TK, SD, SMA, hingga umum. Di luar perkiraan, peserta kali ini mencapai ratusan. Jumlah ini meningkat jauh dibanding tahun lalu yang hanya puluhan peserta.

Hal ini membuat suasana di kantor bupati makin semarak. Pasalnya peserta  menghadirkan sejumlah kostum yang elok dan menarik. Ada yang mengangkat tema potensi buah lokal Rembang seperti kawis maupun tema budaya setempat.

Ketua panitia sekaligus Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Dinindagkop UKM) Rembang Akhsanudin, menyampaikan, acara ini digelar agar batik tulis Lasem semakin dikenal khalayak.

”Semua peserta dalam fashion show maupun carnival menggunakan bahan batik tulis Lasem. Mereka diambil 10 besar yang masuk final pada Sabtu malam,” terangnya.

(WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Dia menuturkan, desain-desain yang muncul di acara ini luar biasa. Hal ini diyakini akan membuat batik tulis Lasem semakin diminati. ”Batik tidak lagi identik digunakan orang dewasa. Namun juga sangat cocok digunakan anak-anak muda,” jelasnya.

Dia menyatakan, kegiatan ini diikuti 306 peserta baik kalangan pelajar maupun umum. ”Adanya even semacam ini diharapkan daya saing batik tulis Lasem lebih meningkat kedepannya. Di samping itu, produknya dapat terus moncer baik di kancah nasional hingga internasional,” harapnya.

Kabid Perindustrian Susi Candrayani, menambahkan, dalam kegiatan ini ibu-ibu forum komunikasi pimpinan daerah (forkompinda) juga mengenakan batik. Lalu menjadi model memperagakan batik dan membacakan deskripsi filosofi batik yang dikenakan.

”Tahun ini acaranya memang dipusatkan di kantor bupati. Tujuannya, sekaligus memperkenalkan kantor publik pemerintahan,” imbuhnya.

(WISNU AJI/RADAR KUDUS)

(ks/noe/lin/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia