Rabu, 19 Dec 2018
radarkudus
icon featured
Blora

Tarik Investor Asing, Blora Permudah Perizinan lewat Layanan OSS

02 November 2018, 23: 37: 27 WIB | editor : Ali Mustofa

SOSIALISASI: Wakil Bupati Blora, Arief Rohman hadir pada sosialisasi pelayanan berbasis OSS di Kantor DPMPTSP setempat.

SOSIALISASI: Wakil Bupati Blora, Arief Rohman hadir pada sosialisasi pelayanan berbasis OSS di Kantor DPMPTSP setempat. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

BLORA - Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Blora mulai menyiapkan inovasi pelayanan perizinan berbasis Online Single Submission (OSS). Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 tahun 2018 tentang pelayanan perizinan yang terintegrasi secara elektronik.

Kepala DPMPTSP Blora, Purwanto mengungkapkan, OSS adalah sistem yang mengintegrasikan seluruh pelayanan perizinan yang menjadi kewenangan menteri/pimpinan lembaga dan kepala daerah yang dilakukan secara elektronik. OSS ini merupakan upaya pemerintah dalam menyederhanakan perizinan berusaha dan menciptakan model pelayanan perizinan terintegrasi yang cepat dan murah, serta memberi kepastian.

“Dengan adanya OSS, berbagai perizinan yang sebelumnya diperlukan, saat ini hanya dikelompokkan menjadi 2 jenis perizinan berusaha. Yaitu Izin Usaha, dan Izin Komersial atau Operasional,” terangnya.

Dia menambahkan, dengan adanya OSS ini, segala bentuk perizinan akan lebih cepat. Utamanya untuk menarik investor menanamkan modalnya di daerah maupun Indonesia. Pasalnya, investasi merupakan salah satu pilar perekonomian nasional sehingga pemerintah merasa perlu melakukan berbagai upaya inovasi untuk menarik investasi asing ke tanah air salah satunya dengan OSS ini.

“Sebagai langkah awal, kami adakan Sosialisasi PP No 24 Tahun 2018, di Ruang Pertemuan Setda Blora Kamis (1/11) kemarin. Acara dibuka oleh bapak Wakil Bupati Arief Rohman didampingi Sekda Komang Gede Irawadi,” imbuhnya.

Wakil Bupati Blora, Arief Rohman berharap, kedepan investasi di Blora agar terus ditingkatkan. Untuk itu diperlukan proses pelayanan perijinan yang praktis, murah, dan cepat.

“Saya berharap inventasi di Blora dapat terus ditingkatkan, karena hal ini akan sangat membantu perkembangan perekonomian di Blora. Untuk itu, proses perizinan harus praktis, tidak ribet dan murah,” ungkapnya di hadapan Kepala OPD terkait, Camat se-Kabupaten Blora, BPJS Kesehatan, KPP Pratama Blora dan beberapa stakeholder terkait.

(ks/sub/ali/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia