Rabu, 19 Dec 2018
radarkudus
icon featured
Blora

Tinggal Tujuh Pekan, Pembangunan Pasar Rakyat Sido Makmur Dikebut

31 Oktober 2018, 18: 54: 05 WIB | editor : Ali Mustofa

CEK PEKERJAAN: Kepala Dindagkop UKM Blora Maskur melihat progres pembangunan pasar rakyat Sido Makmur belum lama ini.

CEK PEKERJAAN: Kepala Dindagkop UKM Blora Maskur melihat progres pembangunan pasar rakyat Sido Makmur belum lama ini. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

KOTA – Pembangunan pasar rakyat Sido Makmur di Jalan MR Iskandar, Blora baru mencapai 60 Persen. Sesuai jadwal, masa pembangunan pasar tersebut harus rampung pada 15 Desember 2018. Sehingga, maksimal pada awal tahun depan para pedagang sudah bisa menempatinya.

 Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Dindagkop UKM) Blora Maskur menjelaskan, kontraktor diminta menyelesaikan pekerjaan dengan cepat. Agar penyelesaiannya tak lewat dari waktu yang telah ditentukan.

Dia berharap, akhir tahun atau awal tahun nanti pasar bisa diresmikan. Sehingga bisa segera ditempati para pedagang. ”Semuanya sudah ada yang menempati. Semoga bia rampung akhir tahun atau awal Januari nanti,” terangnya.

Maskur juga berharap, pasar rakyat Sido Makmur nanti bisa beroperasi selama 24 jam. Sehingga perekonomian bisa berkembang pesat. Pedagang juga akan dimanjakan dengan fasilitas yang nyaman. Seperti tempat duduk. Terutama bagi pedagang basah.

Dalam penempatannya, pemkab bakal mengutamakan pedagang lama. Dengan syarat telah memiliki berkas kepemilikan. Untuk pedagang baru juga akan diakomodir usai pedagang lama terserap semua.

Diketahui bersama, pembangunan pasar memang dilakukan bertahap. Pada 2016 dilakukan pemadatan lahan. Kemudian pada 2017 dibangun dua dari rencana empat blok. Tahun ini dibangun satu Blok C. Anggarannya mencapai Rp 18 miliar.

Rencananya baik kios dan los akan diperuntukkan bagi pedagang pasar induk Blora, Rel Ban, Kaliwangan, Sunan Pojok, dan lainnya. Tinggal skema pemindahan yang perlu dimatangkan. Baik pedagang sayuran, es, PKL di sepanjang jalan pasar, dan lainnya. Sehingga tidak ada yang tertinggal. Maskur yakin kios dan los pasar diyakini cukup untuk menampung semua pedagang.

(ks/sub/lid/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia