Sabtu, 17 Nov 2018
radarkudus
icon featured
Kudus
Hoaks atau Bukan

Hebohkan Warga, Postingan Daging Kerbau, Dikira Jeroan Manusia

Selasa, 30 Oct 2018 21:28 | editor : Ali Mustofa

HEBOH JEROAN MANUSIA: Beredar info jeroan kerbau dikira jeroan manusia.

HEBOH JEROAN MANUSIA: Beredar info jeroan kerbau dikira jeroan manusia. (ISTIMEWA)

UNDAAN Pada Senin, 29 Oktober 2018 warga Kudus digegerkan dengan postingan jeroan manusia. Postingan ini menyebar di beberapa media sosial seperti facebook hingga whatsapp. Dalam postingan itu berisi tulisan Ditemukan jeroan manusia usus ginjal dll di pinggir jln raya Medini Undaan gang 13…. Ht2 dan jaga keluarga kalian masing2. Dalam postingan itu juga disertai foto jeroan yang penuh darah. Pesan itu pun viral dan menghebohkan warga Undaan dan sekitarnya.

Untuk memastikan berita ini Jawa Pos Radar Kudus melakukan penelusuran. Dari penelusuran ini didapati info itu hoaks alias bohong. Hal ini dipertegas oleh Kapolsek Undaan AKP Anwar. Dia mengatakan foto yang tersebar di media sosial itu hoaks. ”Itu jeroan kerbau. Bukan manusia,” katanya. Kendati demikian, hingga saat ini pihaknya masih melakukan uji laboratorium untuk mendapatkan hasil yang akurat. 

Anwar mengatakan, mendapatkan informasi pada (29/10) pukul 00.30. Infonya ada orang yang melihat pengendara motor laki-laki dan perempuan membuar plastik kresek di gang 13, Desa Medini, Undaan, Kudus. Tepatnya di depan Koperasi Simpan Pinjam Undaan. Diduga plastik yang dibuang itu berisi jeroan manusia. ”Fotonya tersebar heboh. Maka langsung kami cek ke TKP,” jelasnya.

Namun saat di TPK, dia tidak menjumpai jeroan seperti di dalam foto. Melainkan hanya bercak darag dan sisa potongan daging kecil-kecil. ”Nah, ketika mencium aroma dagingnya. Seperti daging kerbau. Namun kami tetap cek. Biar valid,” katanya didampingi dokter Sugeng. Pengecekan dilakukan di laboratorium forensik Semarang. ”Dan itu biayanya mahal,” terangnya lagi.

Menimbang Laporan Polisi Nomor: LP/B/  /X/2018/JATENG/RES KUDUS/SEK UNDAAN tanggal 29 Oktober 2018 dapat dikatakan bahwa berita tersebut hoaks. Dalam laporan tersebut juga tertera pelapor. Yakni Widi Utomo beserta saksi-saksi Coerul Aman dan Parlan. Sementara tersangka masih dalam penyelidikan.

AKP Anwar  juga menyampaiakan berita hoaks ini tentu meresahkan masyarakat. Hingga berita ini dibuat, polisi telah mengambil berbagai tindakan seperti mendatangi TKP, mencatat saksi–saksi, memeriksa pelapor, memeriksa saksi, mengamankan sisa-sisa organ yang tercecer di lokasi, membawa sisa-sisa organ ke puskesmas Undaan Kidul, dan melaporkan ke pimpinan.

Senada dengan Kapolsek Undaan, Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Agus Supriadi Siswanto juga menyampaikan informasi itu hoaks. Kendati demikian, pihaknya masih menyelidiki lebih lanjut. (veg).

(ks/mal/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia