Sabtu, 17 Nov 2018
radarkudus
icon featured
Jepara

Gara-gara Ini Pembangunan Monumen Macan Kurung Mangkrak

Sabtu, 27 Oct 2018 07:57 | editor : Ali Mustofa

TAK ADA ANGGARAN: Pembangunan Monumen Macan Kurung di Welahan, Jepara, kembali mangkrak tahun ini.

TAK ADA ANGGARAN: Pembangunan Monumen Macan Kurung di Welahan, Jepara, kembali mangkrak tahun ini. (M. KHOIRUL ANWAR/RADAR KUDUS)

JEPARA Pembangunan Monumen Macan Kurung dipastikan mangkrak tahun ini. Penyebabnya, tidak ada anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan taman yang berada di perbatasan Welahan (Jepara) dan Demak ini. Padahal, sebelumnya sudah direncanakan ada kucuran dana Rp 1 miliar untuk melanjutkan pembangunan tahun ini.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jepara Fatkhurrohman melalui Kabid Pertamanan dan Kebersihan Isnan, menjelaskan, pihaknya telah menyusun pengajuan anggaran Rp 3 miliar untuk lanjutan pembangunan tahun ini. Namun yang disetujui Rp 1 miliar.

Kemudian terjadi perubahan anggaran yang mengakibatkan penghapusan kegiatan pembangunan tersebut. ”Pemkab memiliki keterbatasan anggaran. Jadi, ada beberapa yang dialihkan. Anggaran tersebut dialihkan untuk sektor kesehatan,” terangnya.

Taman perbatasan tersebut, berlokasi di perbatasan Jepara-Demak. Tepatnya dekat Terminal Welahan di kiri jalan dari arah Jalan Jepara-Demak. Pembangunan sudah dimulai sejak 2016 lalu. Saat itu, pembangunan berupa konstruksi dasar dengan anggaran Rp 1,6 miliar.

Pembangunan kembali dilanjutkan pada 2017 dengan anggaran Rp 2,8 miliar dari APBD 2017. Setelah konstruksi dasar selesai, dilanjutkan dengan bangunan utama berupa tugu macan kurung, replika pahat, palu, dan bola dunia.

Tahun ini, seharusnya dilanjutkan dengan pengerjaan taman. Tapi mangkrak, karena tidak ada anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan lanjutan. Kebutuhan untuk pembangunan monumen tersebut mencapai Rp 12 miliar. ”Tahun depan kami belum bisa memastikan,” tandasnya.

Selain masalah mangkraknya pembangunan, kondisi Taman Macan Kurung ini minim penerangan di malam hari. Meski pembangunan belum selesai, konstruksi taman sudah bisa dimanfaatkan untuk foto pengunjung.

(ks/war/lin/top/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia