Jumat, 16 Nov 2018
radarkudus
icon featured
Politik

Direposisi, Anggota Dewan Ini Walkout saat Rapat Paripurna

Rabu, 17 Oct 2018 18:43 | editor : Ali Mustofa

KELUAR RUANG SIDANG: Agus Sutisna saat berada di ruang rapat paripurna dan memutuskan walk out kemarin.

KELUAR RUANG SIDANG: Agus Sutisna saat berada di ruang rapat paripurna dan memutuskan walk out kemarin. (FEMI NOVIYANTI/RADAR KUDUS)

JEPARA – Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara diwarnai aksi walkout oleh salah satu anggota dewan kemarin. Anggota Fraksi PPP, Agus Sutisna keluar dari ruang sidang setelah pembacaan reposisi Fraksi PPP oleh Wakil Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali.

Kejadian bermula saat DPRD Jepara menggelar rapat paripurna dengan agenda pengambilan keputusan terkait pinjaman daerah. Di akhir rapat, Wakil Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali yang saat itu memimpin rapat menyampaikan pengumuman tambahan.

Imam membacakan surat dari Fraksi PPP tentang susunan Fraksi DPRD PPP Jepara perihal reposisi alat kelengkapan dewan (AKD). Dalam reposisi itu, ada beberapa posisi yang berubah. Salah satunya posisi Agus Sutisna.

Sebelumnya, Agus Sutisna menjabat sebagai ketua Komisi D. Namun dalam surat keputusan yang dibacakan oleh Imam, posisi Agus Sutisna digantikan anggota lain. Posisi ketua Komisi D digantikan Masykuri. Agus Sutisna sendiri berpindah di Komisi C. Namun sebagai anggota biasa.

Pada kesempatan itu, Imam menyampaikan, berdasarkan surat dari Fraksi PPP itu, ketua fraksi dijabat Achmad Marchum, Wahyu Muhammadin sebagai wakil ketua fraksi, dan Agus Sutisna sebagai sekretaris fraksi.

Selain itu, di Badan Kehormatan ada Masykuri. Sedangkan di Badan Anggaran (Bangar) ada Agus Sutisna, Mohammad Adib, dan Achmad Marchum. Di Badan Musyawarah (Banmus) ada Noor Fuad dan Subangun. Serta BP2DK ada Siti Rodliyah dan Wahyu Muhammadin.

Sementara itu, pada susunan komisi, di Komisi A ada Mohammad Adib. Di Komisi B ada Noor Fuad (wakil ketua komisi) dan Achmad Marchum. Di Komisi C ada Agus Sutisna dan Siti Rodliyah. Sementara di Komisi D ada Masykuri (ketua komisi) dan Subangun.

Agus Sutisna yang juga hadir di ruang rapat langsung melakukan interupsi. Dia mengatakan, sebenarnya dia menghormati dan patuh dengan apa yang sudah dibacakan pimpinan, Imam Zusdi. Namun, dia mengingatkan untuk patuh pada tata tertib (tatib). Dengan begitu, dia menganggap reposisi ini cacat hukum.

”Setiap mengambil keputusan, kita mengacu pada tatib. Sehingga yang perlu digarisbawahi, saya sangat menerima dan patuh dengan apa yang disampaikan pimpinan. Hanya, pimpinan tidak menyebutkan aturan tatib,” katanya.

Agus melanjutkan, tentang penempatan alat komisi dan perpindahnnya sudah diatur dalam tata tertib Pasal 47. ”Kewajiban kami sebagai anggota yang hadir dalam paripurna ini, mengingatkan supaya tidak jadi permsalahan di kemudian hari,” tuturnya.

Menanggapi hal itu, Imam menyatakan, dirinya hanya membacakan surat Fraksi PPP di forum tersebut. ”Untuk persoalan penggantian, silakan diselesaikan di internal partai. Ini tidak ada hubungannya dengan rapat paripurna dewan. Jadi, silakan diselesaikan dengan Gus Yasin di internal partai saja,” ungkapnya.

Imam juga menyebutkan, contoh seperti dirinya yang diangkat jadi wakil anggota dewan, yang lain juga legowo, karena tidak mendapat rekomendasi. ”Jika ada persoalan di kemudian hari, pimpinan sepakat mengikuti sesuai internal partai,” pungkasnya.

Setelah mendengar jawaban tersebut, Agus Sutisna lalu memutuskan untuk walkout. Imam sendiri kemudian penutup rapat paripurna tersebut tak berselang lama setelah Agus walkout.

(ks/emy/war/lin/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia