Rabu, 19 Dec 2018
radarkudus
icon featured
Rembang

Batik Lasem Go International, Rembang Jadi Kota Kreatif di Indonesia

15 Oktober 2018, 00: 04: 31 WIB | editor : Ali Mustofa

BATIK LASEM: Penjual memamerkan batik Lasem di salah satu acara ekonomi kreatif beberapa waktu lalu.

BATIK LASEM: Penjual memamerkan batik Lasem di salah satu acara ekonomi kreatif beberapa waktu lalu. (DONNY SETYAWAN/ RADAR KUDUS)

REMBANG –  Rembang ditetapkan sebagai kabupaten kreatif di Indonesia. Ini setelah dilakukan uji petik dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Tiga sektor yang ditonjolkan yakni kria, kuliner dan pertunjukan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Rembang Dwi Purwanto mengaku cukup bangga Rembang ditetapkan sebagai kabupaten kreatif Indonesia. Ini tidak lepas beberapa sektor yang berhasil menunjukan produk unggulanya.

”Kami akan formulasikan sedemikian rupa. Untuk mewarnai dalam rangka mengungkit ekonomi kreatif di kabupaten Rembang,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Kudus, kemarin (13/10).

Pelaku ekonomi diakomodir sesuai sektor yang ada.  Supaya saling berkolaborasi untuk memajujukan ekonomi kreatif diwilayah setempat. Rencananya juga akan  dikembangkan setelah penandatanganan MOu.

Dalam jangka pendek dari beberapa sektor yang ada akan didorong. Contoh kecilnya dari sektor kria yang diunggulkan batik Lasem nanti diupayakan semaksimal mungkin memasyarakatkan. ”Batik Lasem yang sudah nasional menjadi go international. Bahkan baru-baru ini batik Lasem dibawa di IMF-Word Bank di Bali,” katanya.

Jangka menengahnya akan dibangunkan rumah kreatif. Kalau sesuai planning akan ditempatkan di komplek TRP Kartini. ”Di rumah kreatif pelaku ekonomi kreatif, dari luliner, lukis, dan pertunjukan akan berkumpul,” paparnya.

(ks/noe/mal/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia