Sabtu, 17 Nov 2018
radarkudus
icon featured
Sportainment

PAMI Kudus Bidik Medali Usia Senja di Open Masters Athletics

Jumat, 12 Oct 2018 18:20 | editor : Ali Mustofa

SEMANGAT MUDA: Atlet atletik dari PAMI Kudus usai latihan untuk mengikuti Indonesia Open Masters Athletics Championship di Jakarta akhir bulan ini.

SEMANGAT MUDA: Atlet atletik dari PAMI Kudus usai latihan untuk mengikuti Indonesia Open Masters Athletics Championship di Jakarta akhir bulan ini. (FARUQ HIDAYAT/RADAR KUDUS)

KUDUS – Persatuan Atletik Master Indonesia (PAMI) Kudus menyertakan 15 atlet untuk unjuk gigi dalam ajang Indonesia Open Masters Athletics Championship di Jakarta. Tim Kota Kretek menargetkan bisa meraih tiga emas, dua perak, dan dua perunggu.

Sebanyak 15 atlet itu terdiri dari tiga perempuan dan 12 laki-laki. Mulai dari usia 35 sampai 70 tahun. Mereka berlomba di dua cabang olahraga (Cabor). Yakni jalan sehat dengan jarak 3.000 meter dan lari dengan jarak 200, 400, 800, 1.500, dan 3.000 meter.

Tim Kota Kretek sudah melakukan persiapan sejak Juli lalu. Tepatnya usai bertarung di Kejuaraan Atletik Master Surakarta Terbuka 2018 pada 26 sampai 28 Juli 2018. Dari laga itu, Tim Kudus berhasil mengantongi 11 medali emas, dua perak, dan empat perunggu.

Prestasi itu menjadi capaian terbaik sejak PAMI Kudus terbentuk. Karena sebelumnya di kejuaraan serupa di Bandung 2017, tim Kudus hanya bisa membawa pulang tiga emas, dua perak, dan dua perunggu.

Pengurus PAMI Kudus Totok mengatakan, persiapan sudah digenjot usai kejuaraan di Surakarta pada Juli lalu. Para atlet berlatih setiap hari. Mulai pukul 06.00 sampai 08.00 di area Sport Center Kudus.

Dalam ajang yang digelar pada 28 Oktober 2018, PAMI Kudus menargetkan bisa memperoleh hasil seperti di Bandung. Yakni tiga emas, dua perak, dan dua perunggu. ”Target kami kurang lebih seperti waktu prestasi di Bandung tahun lalu,” harapnya.

Pengurus PAMI Kudus Arif Solekan mengapresiasi atlet Kudus yang ikut. Terutama atlet yang usianya sudah senja dan masih bersemangat untuk berpretasi. ”Walaupun usia sudah tua, juga bisa memberi semangat atlet yang lebih muda,” ungkapnya.

(ks/ruq/lid/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia