Rabu, 19 Dec 2018
radarkudus
icon featured
Rembang

Batik Kota Garam Sukses Gelar Pameran selama Satu Bulan di Jakarta

09 Oktober 2018, 18: 45: 55 WIB | editor : Ali Mustofa

SUKSES: Istri Bupati Rembang, Haziroh Hafidz didampingi Istri Wakil Bupati Rembang, Vivit Dinarini Atnasari (empat dari kiri) beserta bupati dan jajarannya saat membuka pameran bertemakan The Art of Rembang’ di Pasaraya, Jakarta, belum lama ini

SUKSES: Istri Bupati Rembang, Haziroh Hafidz didampingi Istri Wakil Bupati Rembang, Vivit Dinarini Atnasari (empat dari kiri) beserta bupati dan jajarannya saat membuka pameran bertemakan The Art of Rembang’ di Pasaraya, Jakarta, belum lama ini (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

KOTA  – Aneka produk UKM unggulan Rembang selama sebulan ini  dipamerkan di Jakarta. Tidak tanggung-tanggung totalnya ada 60 booth bazar. Ini dipamerkan secara khusus di Pasaraya mulai tanggal 2 hingga 31 Oktober.

Produk yang dipamerkan cukup beragam. Mulai batik tulis lasem, kerajinan dari kulit ikan pari, Rajut, produk kreatif dari Rembang Creative Community Network (RCCN) dan hasil karya UKM lainnya. Tergetnya produk Kota Garam ini tidak hanya dikenal secara nasional, namun hingga dunia.

Even perdana yang digelar pemkab kerja sama Pasaraya ini bertajuk ”Tribute to Batik Indonesia” dengan tema yang diangkat ‘The Art of Rembang’. Acara ini sekaligus dalam rangka memeriahkan Hari Batik Nasional. Dimana acara seremonial cukup menyedot perhatian.

Karena pengunjung dapat melihat langsung beberapa properti asli milik RA Kartini yang dipamerkan di Ground Floor B-PASARAYA. Properti ini didatangkan langsung dari Museum RA Kartini Rembang.

Selain disuguhkan balutan ornamen dekorasi bambu. Acara ini juga dikemas dengan pertunjukan sendratari. Mengawali pertunjukan ada Tari Betawi Anak, Sendratari Tiga Warna Rembang, sekaligus bantuan booth dari Pemkab bagi korban bencana lombok dan Disabilitas.

Opening Ceremony dilakukan secara resmi Jumat malam kemarin (5/10). Lokasinya di Main Atrium-Ground Floor B.  Dihadiri langsung Bupati Rembang, Abdul Hafidz dan Wakil Bupati Rembang, Bayu Andrianto dan CEO Pasaraya, Medina Latief Harjani dan Dona Latief.

Turut mendampingi jajaran Pemkab setempat. Lalu beberapa pendukung acara  The Art of Rembang’ yakni desainer kenamanaan seperti Poppy Dharsono. Poppy Dharsono, Chintami Atmanagara, Dina Lorenza, Inggrid Kanzil, Medina Zein, atase Kebudayaan Belanda, dan masih banyak tamu undangan lainnya.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz dalam sambutannya menyampaikan Kabupaten Rembang sebagai Kota-nya RA Kartini. Di sana menyimpan banyak potensi, khususnya sektor industri kerajinan dan budaya yang menarik. ”Kerajinan batik tulis lasem saat ini memiliki sekitar 80 Pengrajin. Dengan jumlah pembatik lebih dari 4.000 orang,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini bupati memamerkan keunggulan Batik Tulis Lasem. Diantaranya terlihat dari sisi corak, motif maupun warna. Semuanya dibuat melalui proses pekerjaan tangan (handmade) yang tentunya membutuhkan pengetahuan dan keterampilan khusus.

”Jenisnya ada Kedhono-Kedhini, Tiga Negeri, Empat Negeri, Sekar Jagad, Latohan, Es Teh, Esuk-Sore, Gunung Ringgit, Lokcan dan masih banyak lagi lainnya,” terangnya. 

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia