Sabtu, 17 Nov 2018
radarkudus
icon featured
Sportainment

Bermain Tandang, PSIR Rembang Tumbang Lawan Persis Solo, Skor 2-0

Senin, 08 Oct 2018 19:42 | editor : Ali Mustofa

KERAS: Pemain PSIR Rembang Zaenal Arifin mempertahankan bola dari permainan keras pemain belakang Persis Solo saat berlaga di Liga 2 di Stadion Wilis Madiun, Minggu (7/10).

KERAS: Pemain PSIR Rembang Zaenal Arifin mempertahankan bola dari permainan keras pemain belakang Persis Solo saat berlaga di Liga 2 di Stadion Wilis Madiun, Minggu (7/10). (DONNY SETIAWAN/RADAR KUDUS)

MADIUN – PSIR Rembang harus pulang dengan kekalahan dalam lawatannya ke  Stadion Wilis, Madiun, Minggu (7/10). Pertandingan dimenangkan Persis Solo dengan skor 2-0. Tidak hadirnya pemain inti,  membuat Laskar Dampo Awang tidak bermain maksimal saat dijamu Persis yang kini berada di urutan kedua klasemen grup barat.

Memang tak mudah bagi pasukan oranye untuk mengimbangi pasukan Laskar Sambernyawa-Julukan Persis. Apalagi, lawan berada peringkat kedua klasemen grup barat. Sedangkan klub Kota Garam berada di zona degradasi.

Meski begitu, anak asuh Hadi Surento telah berusaha maksimal. Dalam laga pekan ke-21 Liga 2 itu Persis unggul di babak pertama. Dua 2 gol berhasil diciptakan pemain Persis.

Di babak ke dua PSIR bisa mengimbangi permainan klub kebanggan wong Solo itu. Hingga akhir babak ke dua tak ada yang bisa mencetak gol. Pertandingan pun dimenangkan oleh Persis dengan skor 2-0.

Pelatih PSIR Hadi Surento mengatakan, anak asuhnya telah bermain baik. Walaupun di babak pertama kemasukan angka. Bahkan, gol pertama tercipta melalui tendangan bebas. gol itu membuat mental pemain klub kota garam down karena terlalu mudah.

”Terus kembali gol lagi jadi 2-0 di babak pertama. Kemudian di babak kedua saya instruksikan. Untuk menguasai bola lebih banyak tidak gampang kehilangan bola akhirnya di situ ketemu ritme cuma dari golnya belum ada,” ujarnya.

Ia menilai permainan PSIR sudah baik. Hanya saja karena tidak ada pemain inti seperti Rudy Santoso dan Adit Shadikhul Wafa karena akumulasi jadi kurang maksimal.

(ks/ruq/ali/top/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia