Sabtu, 19 Jan 2019
radarkudus
icon featured
Pati

Valentino-Faradhila Terpilih Mas-Mbak Duta Wisata Pati 2018

06 Agustus 2018, 21: 16: 44 WIB | editor : Panji Atmoko

SEMRINGAH: Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pati 2018 Valentino R dan Faradhila RH foto bersama seusai grand final tadi malam.

SEMRINGAH: Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pati 2018 Valentino R dan Faradhila RH foto bersama seusai grand final tadi malam. (SRI PUTJIWATI/RADAR KUDUS)

PATI - Grand Final Duta Wisata Kabupaten Pati 2018 yang dihelat di kompleks Plaza Pragolo Pati kemarin malam berlangsung meriah. Sebanyak 20 finalis unjuk kebolehan. Mereka tampil memesona para juri dan tamu undangan serta penonton yang hadir.

Terpilih sebagai Mas Duwis Pati 2018 adalah Valentino R. Mahasiswa jurusan Sastra Inggris Universitas Negeri Semarang (Unnes) itu mampu menjawab pertanyaan juri dengan lancar. Ia bahkan menjawab menggunakan bahasa Inggris ketika ditanya tentang perkembangan wisata religi di Bumi Mina Tani. Adapun Mbak Duwis Pati 2018 dinobatkan kepada Faradhilla RH. Peserta yang tercatat sebagai siswi SMAN 1 Pati ini juga mampu menjawab pertanyaan dengan lancar.      

JUARA FAVORIT: Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi memberikan penghargaan kategori juara favorit Duta Wisata Pati 2018 kepada Sahal Risqy dan I’anatul Masyruroh.

JUARA FAVORIT: Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi memberikan penghargaan kategori juara favorit Duta Wisata Pati 2018 kepada Sahal Risqy dan I’anatul Masyruroh. (Saiful amri/radar kudus)

Kemeriahan acara grand final ini sendiri sudah terlihat sejak pukul 18.00. Para suporter finalis mulai berdatangan. Ada yang meneriakkan nama idolanya dengan keras. Ada juga yang membawa poster dengan tulisan nama finalis yang didukung dan membawa stik warna-warni. Meski tidak bisa masuk mendekat ke panggung, tidak mematahkan semangat mereka mendukung finalis kesayangannya.

Di atas panggung, para finalis berjalan anggun satu per satu ketika nama mereka dipanggil. Wajahnya cantik-cantik dan ganteng-ganteng. Balutan kebaya berwarna cerah dan pakaian adat Pati menambah keindahan 20 finalis yang bersaing. Acara dimeriahkan dengan band SMAN 1 Juwana serta peragaan busana dari batik Bakaran dan Pesantenan.

Pukul 19.30, tamu undangan Forkompimda Pati mulai berdatangan. Di antaranya Bupati Haryanto dan Wabup Saiful Arifin beserta jajarannya, Dandim Letkol Arm Arief Dharmawan, Ketua Komisi D DPRD Mussalam Mas`ul, dan lainnya. Tak ketinggalan rombongan Jawa Pos Radar Kudus yang dipimpin Direktur Baehaqi juga hadir.

Sejumlah lagu bergenre jazz dan pop menghangatkan suasana dalam awal pembukaan. Setelah semua tamu undangan hadir, acara langsung diambil alih dua Master of Ceremony (MC) Alam Perdana dan Memey. 

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Pati Sigit Hartoko menyampaikan, kegiatan ini merupakan acara rutin yang diselenggarakan tiap tahun. Setiap tahun terpilih duwis yang mempunyai tugas mempromosikan pariwisata di Pati dan mewakili Pati ke Duwis Jawa Tengah 2018.

Duwis Pati 2018 ini diikuti 106 peserta dan dipilih 20 finalis pada grand final. Sigit memaparkan, dari 20 peserta dipilih dua mas/mbak duwis. Kedua peserta yang terpilih benar-benar sudah melalui seleksi ketat dari mulai tes tulis dan wawancara, pembekalan, dan lainnya.

“Setelah pemilihan duwis Pati, nantinya mas dan mbak duwis mengikuti pemilihan Duwis Jateng 2018. Kami berharap Duwis Pati membawa prestasi yang baik di tingkat provinsi,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Haryanto memberikan apresiasi penyelenggaraan Duwis Pati 2018. Ia berharap penyelenggaraan duwis berkelanjutan dan tidak sekadar seremoni. Kedua peserta yang terpilih harus benar-benar mempunyai pengetahuan luas sehingga dapat maksimal mempromosikan pariwisata di Pati.

“Ajang ini tidak hanya memenuhi kalender rutin acara. Saya berharap tiap tahun diselenggarakan. Karena dengan terpilihnya duta wisata, bisa mempromosikan dan mendorong kemajuan pariwisata di Pati,” tuturnya.

Haryanto juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang sudah mengikuti seleksi duwis. Menurutnya, menang atau kalah tidak menjadi masalah. Yang belum terpilih bukan berarti menyurutkan semangat berkreativitas dan membantu mempromosikan pariwisata di Pati.

“Saya berharap mas dan mbak duwis mendapatkan prestasi di tingkat provinsi,” katanya. 

(ks/put/aji/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia