Rabu, 19 Dec 2018
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Ngeri...Perempuan Dibakar, Wajah Korban Tak Bisa Dikenali

02 Agustus 2018, 07: 05: 59 WIB | editor : Panji Atmoko

BIKIN GEGER: Petugas melakukan olah TKP dan proses identifikasi kemarin.

BIKIN GEGER: Petugas melakukan olah TKP dan proses identifikasi kemarin. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

BLORA – Mengenaskan. Tubuhnya gosong. Tidak dapat dikenali lagi. Jasadnya ditemukan tergeletak di kawasan Ngawenombo, Kesatuan  Pemangkuan Hutan (KPH) Blora, Jalan Kunduran Todanan, kemarin pagi (1/8).

Saat ditemukan dalam posisi miring. Diduga mayat tersebut perempuan. Begitu tersiar kabar ada mayat yang terbakar, ratusan warga Desa Sendangwates, Kecamatan Kunduran, Blora dan sekitarnya memadati lokasi penemuan.

Kepala Desa Sendangwates Suparjo, 60, mengungkapkan, sekitar pukul 06.00 didatangi Parmo, salah satu warga. Dia melaporkan ada seorang perempuan yang meninggal dengan cara dibakar di hutan.

Begitu melapor, Parmo pulang begitu saja. Selanjutnya, dia mencari Parmo untuk menunjukkan lokasi yang dimaksud. Setelah itu, kades mendatangi lokasi. “Ternyata benar ada mayat perempuan yang hangus terbakar. Warga sudah banyak yang melihat,” terangnya kemarin.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya meminta warga tidak mendekat dan memegang barang apapun di lokasi. Sebab, berkaitan proses hukum. “Saya datang sudah tidak ada api yang menyala,” imbuhnya.

Selanjutnya, Suparjo menghubungi Babinkamtimas. Dia mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah jenazah menderita luka lainnya atau tidak. Sebab, dia tidak tega melihat kondisi korban.

“Saat di sana saya melihat begitu saja. Kondisi jenazah tidak ada pakaian melekat. Selain itu belum ada bau. Kemungkinan dibakar tadi malam (kemarin malam, Red). Mungkin dibakar di lokasi. Sebab kanan kiri ada bekasnya. Kalau dibakar di luar tidak ada bekas api,” terangnya.

Akibat itu, kondisi jenazah menghitam dan gosong. Tangan kanan dan kiri juga habis terbakar hingga putus. Begitu juga dengan mukanya. Posisinya tengkurap dan hitam semua.

Menurutnya, kejadian seperti ini baru sekali ini. Hingga kemarin belum ada warga Sendangwates yang melaporkan kehilangan anaknya. Menurutnya, melihat kondisi jenazah dimungkinkan itu dari hasil pembunuhan.

“Sekarang gini, kalau orang bunuh diri dengan membakar dirinya kok tidak. Kalau dibakar iya. Orang itu kena api dikit saja lari kok. Kondisinya mengerikan. Yang membakar ini seperti apa. Kok tegel karo menungso. Kasihan betul, kasihan. Sangat memprihatinkan. Wajah sudah tidak kelihatan. Mulut dan hidung sudah hangus terbakar,” ucapnya.

Sementara Parjo, warga sekitar mengaku, kali pertama warga mengira itu boneka. Setelah dicek ternyata jenazah seorang perempuan. “Kondisinya masih utuh, kecuali tangan kanannya. Dimungkinkan dia dibakar dalam keadaan meninggal. Kalau dibakar hidup-hidup pasti berontak,” terangnya.

Kapolres Blora AKBP Saptono melalui Kapolsek Kunduran AKP Untung Haryadi mengatakan, ada penemuan mayat dari laporan anggota sekitar pukul 07.00. “Saya sampai sini pukul 07.15 dan sudah ramai,” terangnya.

Penyebab kematian masih dalam penyelidikan. Di lokasi tim Inafis juga menemukan beberapa barang bukti yang diduga milik korban. Mulai dari anting-anting, pakaian bekas terbakar dan lainnya. “Ada juga botol dan lainnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Administratur Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora, Rukman Supriatna mengaku, lokasi temuan mayat tersebut berada di kawasan hutan negara. Lokasinya di petak 133d Resor Polisi Hutan (RPH), Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngawenombo, KPH Blora. (sub/ris)

(ks/sub/ris/aji/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia