Jumat, 16 Nov 2018
radarkudus
icon featured
Politik

Jelang Purnatugas, Musthofa Bertemu Tamzil

Sabtu, 28 Jul 2018 07:05 | editor : Panji Atmoko

SENYUM BERSAMA: Bupati Musthofa memberikan ucapan selamat kepada cabup-cawabup terpilih Tamzil dan Hartopo saat rapat paripurna di gedung DPRD Kudus kemarin.

SENYUM BERSAMA: Bupati Musthofa memberikan ucapan selamat kepada cabup-cawabup terpilih Tamzil dan Hartopo saat rapat paripurna di gedung DPRD Kudus kemarin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

KUDUS – Masa jabatan Bupati Kudus Musthofa segera berakhir. Itu artinya, sebentar lagi warga Kudus akan segera dipimpin bupati baru. Hal itu diumumkan dalam rapat paripurna istimewa yang digelar DPRD Kudus kemarin. Dewan juga mengumumkan penetapan sekaligus pengusulan pengesahan bupati dan wakil bupati (wabup) terpilih M Tamzil dan Hartopo.

Dalam rapat paripurna kali ini, ada tiga agenda yang dibahas. Pertama, pertanggungjawaban APBD 2018. Kedua, pengumuman akhir masa jabatan Bupati Musthofa periode 2013-2018. Terakhir, pengumuman hasil penetapan bupati dan wabup terpilih M. Tamzil dan Hartopo.

Penetapan ini dilakukan setelah DPRD menerima berkas surat keterangan (SK) penetapan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). SK inilah yang nantinya akan dijadikan acuan untuk pengusulan pengesahan ke Provinsi Jawa Tengah (Jeteng).

Ketua DPRD Kudus Ahmad Yusuf Rony mengatakan, lembaga legislatif memiliki kewenangan untuk melaksanakan rapat paripurna dalam pengusulan pemberhentian bupati sekaligus penetapan bupati dan wabup terpilih. ”Masa jabatan Bupati Musthofa berakhir Agustus mendatang. Itu artinya kami harus segera mengusulkan pemberhentiannya ke provinsi. Nantinya akan disampaikan ke mendagri,” ungkapnya.

Masa jabatan Bupati Musthofa akan berakhir pada 14 Agustus mendatang. Jika pelantikan dilakukan berbarengan, maka tidak ada penunjukan penjabat sementara (pjs) bupati. Jika sebaliknya, maka provinsi harus menunjuk pjs hingga ada pelantikan bupati baru.

Penunjukan pjs bupati harus dilakukan gubernur. Biasanya akan menunjuk pejabat di lingkungan pemprov yang setara dengan eselon IIA. ”Jadi, kemungkinan besar dari provinsi,” terangnya.

Pihaknya juga akan mengusulkan pengesahan atau pelantikan bupati dan wabup terpilih. Hal ini sesuai dengan SK penetapan yang sudah dikirim KPU. ”Rencananya pelantikan bupati dan wabup terpilih di masing-masing daerah akan dijadikan satu. Setelah diumumkan, berkas akan diberikan ke kemendagri melalui gubernur,” terangnya. 

Berkas-berkas penetapan akan diajukan ke gubernur pada Senin (30/7) mendatang. Sebab, SK penetapan selama satu pekan akan dipelajari di DPRD. ”Ya, memang ada tenggang waktunya. Biasanya satu pekan,” jelasnya.

Bupati Musthofa mengatakan, karena sudah disetujui semua, dia berharap kewajiban yang belum selesai bisa diselesaikan. ”Yang pasti selama mengabdi 10 tahun ini, kami sudah berupaya semaksimal mungkin untuk menyejahterakan masyarakat,” ungkapnya.

Setelah ini, dia mengaku telah didukung PDIP untuk maju ke DPR RI. Untuk itu, dia memohon doa restu semoga semuanya berjalan lancar.

Terakhir, dia mengucapkan selamat keada Tamzil-Hartopo karena telah terpilih menjadi bupati dan wabup Kudus. Harapannya semoga dapat mengemban amanah dan membawa Kudus semakin baik. ”Saya kira Pak Tamzil sudah berpengalaman memahami dan memimpin Kudus. Begitu juga Pak Hartopo. Keduanya pasangan ideal. Yang satu paham birokrasi yang satu politik,” jelasnya.

M Tamzil merasa nyaman dan tenteram setelah penetapan ini. Dia berharap bersama Hartopo dapat mengemban amanah selama lima tahun ke depan.

Dia juga menceritakan akan bertemu dengan Musthofa pada Senin (30/7) mendatang di pendapa. Dalam pertemuan ini, keduanya akan membahas banyak hal. Salah satunya program-program kerja dan kondisi Kudus terkini. Dia juga meminta izin untuk berkomunikasi dengan pemerintah untuk mengetahui informasi tentang Kudus. ”Pembahasannya memang tentang Kudus ke depan. Kita semua tentu menginginkan Kudus menjadi lebih baik,” jelasnya.

(ks/mal/don/lin/aji/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia