Selasa, 20 Nov 2018
radarkudus
icon featured
Sportainment

Borobudur Marathon 2018 Ditargetkan 10 Ribu Peserta

Jumat, 01 Jun 2018 07:15 | editor : Panji Atmoko

BERTARAF INTERNASIONAL: Sekda Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono (kiri) saat me-launching Bank Jateng Borobudur Marathon 2018 kemarin.

BERTARAF INTERNASIONAL: Sekda Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono (kiri) saat me-launching Bank Jateng Borobudur Marathon 2018 kemarin. (PEMPROV JATENG FOR RADAR KUDUS)

JAKARTA - Perhelatan sport tourism bertaraf internasional "Bank Jateng Borobudur Marathon 2018" segera digelar. Rencananya 18 November mendatang.

Even yang mengusung tema "Raising Harmony" itu menargetkan 10 ribu peserta, baik pelari Indonesia maupun mancanegara. Mereka beradu lari di Kompleks Taman Lumbini, Borobudur. “Tema tersebut dipilih sebagai wujud memupuk semangat kebersamaan antara pelari dan masyarakat Jawa Tengah,” ujar Pemimpin Redaksi Harian Kompas Budiman Tanuredjo.

Pendaftaran peserta secara reguler akan dibuka pada 8 Juni. Namun, saat ini tercatat 5.900 peserta sudah mendaftarkan diri melalui berbagai kanal. Fakta tersebut sekaligus menunjukkan bahwa animo masyarakat terhadap lomba lari yang diselenggarakan untuk kali ketiga itu semakin tinggi.

"Sampai sekarang registrasi yang targetnya 10 ribu, yang sudah terdaftar dari berbagai kanal sebanyak 5.900 peserta. Sementara pendaftaran reguler untuk peserta akan kami buka 8 Juni 2018," terangnya saat konferensi pers Launching Bank Jateng Borobudur Marathon 2018 di Hard Rock Cafe Pacific Place Kamis (31/5).

Tingginya animo masyarakat mengikuti even sport tourism itu dibenarkan Fayola, pelari Bank Jateng Borobudur Marathon 2017. Menurutnya, penyelenggaraan even yang dinobatkan sebagai Favorite Marathon 2017 oleh Indo Runners begitu teratur. Apalagi keramahan masyarakat Magelang yang membuat para pelari terkesan. Bahkan, "Globerrotes", komunitas lari marathon dunia yang diikuti Fayola memilih Bank Jateng Borobudur Marathon 2018 sebagai ajang reuni bagi rekan-rekan komunitasnya.

Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Prof Mulyana menuturkan, Bank Jateng Borobudur Marathon 2018 dapat menjadi branding nasional, bahkan internasional. Terlebih, sport tourism event itu selaras dengan target 20 juta wisatawan mancanegara yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

"Borobudur Marathon ini sudah menjadi branding nasional dan internasional. Sebagai sport tourism, ini adalah kekuatan besar karena pemerintahan Bapak Joko Widodo itu targetnya 20 juta wisatawan mancanegara bisa  datang ke Indonesia. Salah satu yang menjadi idola sport tourism adalah Borobudur Marathon," tuturnya.

Senada dengan Mulyana, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Dr Ir Sri Puryono KS MP berharap, Bank Jateng Borobudur Marathon 2018 sebagai sport tourism event dapat memberikan kesempatan bagi pelari Indonesia maupun mancanegara untuk menikmati budaya lokal. Mereka akan disuguhi dengan kuliner dan suvenir khas serta keramahan warga Magelang.

"Harapan kami para runner bukan datang berlari untuk mendapatkan hadiah, tetapi mereka bisa menikmati budaya Jawa Tengah, khususnya di sekitar Borobudur. Termasuk kesenian dan makanannya serta budaya lokal lainnya. Multiplier effect-nya pada pertumbuhan ekonomi kerakyatan. UMKM akan tumbuh, handicraft dan kuliner akan laris," harapnya.

Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno mengatakan, semangat warga Magelang menyambut Bank Jateng Borobudur Marathon 2018 mulai terasa. Di antara mereka yang antusias menanyakan bagaimana agar mereka bisa menjajakan dagangan saat even berlangsung.

"Saya rasa grengseng atau kehangatan even Borobudur Marathon semakin terasa. Ini ikon baru dan ekonomi akan bangkit. Bahkan banyak yang bertanya bagaimana kami bisa mendapatkan tempat untuk berjualan (saat even berlangsung). Bakul klethikan sudah menunggu even ini," ujarnya sembari tersenyum.

Sebagai informasi, terdapat beberapa kategori lomba lari yang dapat diikuti peserta, yaitu Full Marathon (42K) Open, Full Marathon (42K) Nasional, Half Marathon (21K) Open, Half Marathon (21K) Nasional, 10K Open, dan 10K Nasional. Masing-masing kategori lomba mempersyaratkan batasan usia peserta. 

Untuk kategori 42K, peserta berusia minimal 18 tahun, sedangkan kategori 21K peserta harus berusia minimal 16 tahun. Sementara itu, kategori 10K mempersyaratkan usia peserta minimal 14 tahun dan kategori 42K Nasional Master 40+ untuk peserta yang sudah berumur 40 tahun atau lebih pada 31 Desember 2017. Peserta akan memperebutkan hadiah dengan total Rp 2,8 miliar. Selain itu, selebritas kakak-beradik, Sigi Wimala dan Agni Pratistha didapuk sebagai brand ambassador Bank Jateng Borobudur Marathon 2018. 

(ks/ris/aji/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia