Selasa, 20 Nov 2018
radarkudus
icon featured
Pati

Puluhan Rusak, Tahun Ini Tiga Jembatan Diperbaiki

Senin, 21 May 2018 16:21 | editor : Ali Mustofa

TAK LAYAK: Salah satu warga melintasi jembatan perbatasan Pati-Jepara baru-baru ini.

TAK LAYAK: Salah satu warga melintasi jembatan perbatasan Pati-Jepara baru-baru ini. (SRI PUTJIWATI/RADAR KUDUS)

KOTA – Sebanyak 26 jembatan di Kabupaten Pati mengalami kerusakan. Meski demikian, 2018 ini hanya ada tiga jembatan yang diperbaiki. Perbaikan jembatan diutamakan yang sudah parah karena menyesuaikan anggaran.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Ahmad Faisal melalui Kasi Jembatan, Eny menyampaikan, perbaikan jembatan masih menjadi pekerjaan rumah bagi DPUTR. Sebab berdasarkan pemetaan, masih ada 26 jembatan rusak yang harus diperbaiki. Sementara itu setiap tahun, paket pekerjaan jembatan hanya sedikit.

“Tahun ini sebenarnya hanya ada dua jembatan yang diperbaiki, yakni di Desa Soko, Gabus dan Desa Tambahmulyo-Desa Tambaharjo, Kota. Namun saya dorong lagi untuk memperbaiki satu jembatan di Desa Wotan, Sukolilo. Soalnya jembatan itu sudah ambrol separo, jadi tidak bisa dilintasi,” ungkapnya kemarin.

Adapun jembatan lain yang rusak menyebar di Pati. Ada yang di Batangan, Gunungwungkal, hingga jembatan perbatasan perbatasan Puncel, Dukuhseti dan Dororejo, Jepara. Jembatan itu memang diakui Eny sudah tidak layak. Namun karena anggaran terbatas, sejauh ini hanya bersifat perawatan saja.

“Kami sebenarnya sudah survei jembatan itu. Tapi anggaran yang dibutuhkan besar sedangkan dari APBD Pati belum mencukupi. Sejauh ini kami hanya melakukan perawatan saja namun tetap memperhatikan supaya tidak membahayakan,” jelasnya.

Eny menambahkan, saat ini pihaknya memperhatikan 26 jembatan yang kondisinya sudah rusak terlebih dahulu. Sementara itu jembatan yang membutuhkan anggaran sangat besar diusulkan ke provinsi atau pemerintah pusat. Seperti jembatan perbatasan Pati-Jepara itu, kedepan akan diusulkan ke provinsi.

(ks/put/him/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia