Sabtu, 17 Nov 2018
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Pencuri Spesialis SD di Grobogan Dibekuk

Ditangkap saat Jual Laptop

Rabu, 09 May 2018 07:15 | editor : Panji Atmoko

TAK BERKUTIK: Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq menunjukkan barang bukti hasil pencurian dari dua tersangka kemarin.

TAK BERKUTIK: Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq menunjukkan barang bukti hasil pencurian dari dua tersangka kemarin. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

GROBOGAN – Hendak menjual laptop, Setu, 50, warga Desa Crewek, Kecamatan Kradenan, ditangkap polisi. Laptop itu diduga hasil mencuri di salah satu sekolah dasar negeri (SDN).

Dari penangkapan itu, aparat kepolisian Polres Grobogan mengembangkan penyelidikan. Hasilnya, Setu tidak beraksi sendirian. Petugas pun memancing satu tersangka lagi untuk keluar.

Yakni meminta Setu menghubungi temannya, Eko Febriyanto,35, warga Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon. Setu berhasil mengajak Eko untuk janjian bertemu. Dari pertemuan itu, Eko diringkus petugas kepolisian.

Dari penangkapan kedua tersangka, aparat kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, proyektor, laptop, dan organ. Semua barang itu didapatkan dari SDN.

Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq mengatakan, barang bukti itu ditengarai diperoleh dari aksi kejahatan di dua sekolah. Yakni, SDN 1 Kalisari, Kecamatan Kradenan, pada 18 April 2018, dan SDN 3 Gabagan pada 12 April.

Keduanya ini, imbuhnya, spesialis pencurian SDN. Mereka mengincar sekolah yang tidak ada penjaga sekolah.

Dalam menjalankan aksi, kedua tersangka memiliki peran berbeda. Eko sebagai eksekutor. Sedangkan Setu sebagai penunjuk jalan.

”Kedua tersangka ini memilih SD sebagai sasaran. Karena SD tidak ada penjaganya. Kemudian mereka masuk ke sekolah tanpa terlebih dahulu mengetahui isinya dan mengambil apa yang ada di dalamnya,” kata AKBP Choiron El Atiq.

Sementara itu, Eko, salah satu tersangka mengaku, aksi kejahatan dilakukan di sembilan SD di wilayah Kecamatan Kradenan. Hasil kejahatan dijual kepada tukang shooting.

”Sebelum menjalankan aksi, kami janjian dulu untuk menentukan lokasinya. Saya masuk mengambil barangnya,” akunya.

(ks/mun/ris/aji/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia