Rabu, 19 Dec 2018
radarkudus
icon featured
Sportainment

Liga 3 2018, Enam Tim Bisa Promosi

April Kickoff Provinsi, Agustus Kickoff Nasional

20 Februari 2018, 06: 55: 59 WIB | editor : Panji Atmoko

PERSIAPAN DINI: Lucky Octavianto (kiri) merupakan pemain musim lalu yang kembali dipertahankan oleh manajemen Persijap.

PERSIAPAN DINI: Lucky Octavianto (kiri) merupakan pemain musim lalu yang kembali dipertahankan oleh manajemen Persijap. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

JEPARA  –  Peluang Persijap untuk bisa kembali berada di kasta kedua sepak bola nasional cukup terbuka. Sebab, bakal ada enam tim yang berhak promosi ke Liga 2 2019 menggantikan 6 tim terbawah klasemen akhir Liga 2 2018. Enam tim promosi tersebut yakni juara, runner up, juara ketiga, serta peringkat 4, 5, dan 6.

Selain itu, sesuai hasil rapat Exco PSSI, kompetisi Liga 3 terbagi dalam tiga putaran. Diawali dari tingkat provinsi, kemudian regional, dan terakhir nasional.  

Mengenai regulasi pemain yang hanya membolehkan tiga senior, Persijap pun langsung bertindak cepat. Yakni, dengan  hanya mempertahankan dua pemain musim lalu dalam sesi latihan. Sedangkan sisanya akan dirumahkan atau dipersilakan mencari klub anyar.

General Manager (GM) Persijap Ahmad Rifai menyebutkan, keputusan tersebut tentu harus diambil. Sebab, bagaimanapun klub mesti mematuhi regulasi. Rifai menyatakan, dua pemain yang dipertahankan yakni Lucky Octavianto (bek) dan Ragil Putut Widodo (sayap).

”Kalau terpaksa nantinya tidak dapat klub, bisa jadi kami pakai untuk Piala Indonesia,” ungkapnya kemarin.

Rifai menambahkan, saat ini Laskar Kalinyamat masih membutuhkan dua striker berusia 23 tahun. Hari ini (20/2), manajemen juga telah mengundang dua pemain yang berposisi sebagai gelandang dan bek. Mereka bakal dilihat kemampuannya.  

Sementara itu, Persipur yang juga bakal berlaga di Liga 3 nasional musim ini, hingga kemarin belum ada gelagat akan melakukan persiapan. Pelatih musim lalu yang juga anggota Askab PSSI Grobogan Wahyu Teguh menyatakan masih menunggu instruksi dari penanggung jawab klub.

”Menunggu instruksi dulu. Kami kan nanti ikutnya yang nasional, masih lama, Agustus. Kemungkinan persiapannya ya menjelang itu,” ungkapnya kemarin.

Terkait Piala Indonesia yang bakal digelar April, Wahyu menyebut, hal itu bergantung kewajiban keikutsertaan dari PSSI. Bila diwajibkan, maka tentu segera bersiap.

(ks/ful/don/aji/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia