Rabu, 19 Dec 2018
radarkudus
icon featured
Inspirasi

Dalami Karakter Anak Ratu Kalinyamat

19 Januari 2018, 09: 09: 38 WIB | editor : Ali Mustofa

Retno Puji Lestari

Retno Puji Lestari (Dok. Pribadi)

SEJAK kecil Retno Puji Lestari suka dengan dunia seni, terutama menari. Bakatnya tersebut terus ia kembangkan. Sekarang ia aktif sebagai mahasiswa Pendidikan Seni Tari di Universitas Negeri Semarang.

Dara kelahiran Pati, 4 Mei 1999 ini mengaku, mulai mendalami seni tari tradisional sejak kelas V SD. Selama setahun ia belajar tari di sanggar Kusuma Dewi. “Kelas VI berhenti latihan karena menjelang ujian nasional (Unas),” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Sejak saat itu gadis yang beralamat di RT 5/RW 2, Desa Kaligarang, Kecamatan Keling, ini vakum dari seni tari selama dua tahun. Dia fokus menekuni olahraga volly. Akhirnya ia kembali berkesempatan menari lagi ketika kelas IX SMP. Ia menampilkan tarian dalam acara perpisahan akhir tahun.

Bakatnya terus ia kembangkan sampai SMA. Tari –sapaan akrabnya- mewakili sekolah mengikuti lomba festival seni tari. Ia berhasil meraih juara pertama. Dari ajang itu ia melanjutkan lomba tersebut ke tingkat provinsi. “Di tingkat nasional saya pernah mengikuti festival keprajuritan di TMMI Jakarta. Waktu itu menampilkan lakon Jembul Tulakan,” ujarnya.

Selama pagelaran tari tersebut ia berperan sebagai Raden Roro Prihatin. Ia adalah anak angkat dari Ratu Kalinyamat. “Sebelumnya sudah sering memerankan tokoh itu. Jadi tidak ada kesulitan. Seakan-akan saya sudah menjadi bagian dari  karakter Raden Roro Prihatin. Pada awalnya memang sulit karena karakternya lembut namun tegas,” tuturnya.

(ks/war/zen/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia