Masalah Rollingdoor Dibawa ke Inspektorat

SARANG – Meksipun Pasar Sarang telah diresmikan oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz, tapi masih ada beberapa pedagang yang melayangkan protes. Mereka mempermasalahkan ketebalan rolling door yang dinilai tak sesuai spesifikasi. Senin (15/5) siang, sebanyak 16 pedagang dimintai keterangan oleh Inspektorat Kabupaten Rembang.

Sebenarnya, permasalahan rolling door telah mencuat ketika Bupati Rembang Abdul Hafidz melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Sarang beberapa hari jelang peresmian. Saat berdialog, ada beberapa pedagang yang mempertanyakan ketebalan rolling door.

Mereka menilai pintu yang dipasang memiliki ketebalan 0,6 milimeter. Sedangkan, sesuai perencanaan harusnya tebal rolling door itu 0,8 milimeter. Pedagang yang memprotes sempat membawa contoh potongan rolling door yang tebalnya 0,6 milimeter.

Hanya saja, bukti yang disodorkan itu mentah karena didapatkan dari toko bangunan. Bukan dari salah satu pintu yang telah terpasang. Mereka juga terus menerus mengeluh lewat pesan singkat kepada Bupati Rembang.

Kepala Inspektorat Kabupaten Rembang Fahrudin menjelaskan, pihaknya akhirnya memanggil para pedagang sesuai dengan instruksi dari bupati. Sebanyak 16 pedagang dimintai keterangan oleh Inspektorat pada Senin (15/5) siang.

Dia menjelaskan, selama ini memang belum ada laporan tertulis dari pedagang Pasar Sarang. Oleh karenanya, Inspektorat juga meminta para pedagang membuat laporan tertulis agar pihaknya bisa menindaklanjuti. ”Selama ini laporannya lewat pesan singkat ke Pak Bupati dan ketua DPRD,” ungkapnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar