Ditahan Imbang, Euforia PSIR di Kandang pun Melayang

REMBANG – Laga kandang PSIR pada Liga 2 untuk kali kedua berakhir imbang. Keunggulan PSIR di menit ke-72 melalui Yoni Ustaf kemarin mampu dibalas tim tamu PSIS Semarang 14 menit kemudian.

Adalah Erik Dwi Ermawansyah yang membuyarkan harapan publik Kota Garam untuk bisa bersorak pada akhir laga di Stadion Krida kemarin. Konsentrasi pemain di menit-menit akhir masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemain dan pelatih PSIR.

Skor imbang 1-1 itu sama dengan hasil pertandingan kandang pertama ketika menjamu Persipur Purwodadi.

Bertindak sebagai tuan rumah, Laskar Dampo Awang-julukan PSIR-sebenarnya sudah berusaha mengambil inisiatif serangan dengan mengandalkan trio penyerang Koko Hartanto, Muslimin, dan Rudi Santoso. Namun yang terjadi, kubu tuan rumah justru lebih banyak mendapat penetrasi dari tim tamu.

Sementara, di skuad Laskar Mahesa Jenar-julukan PSIS-peran cukup dominan ditunjukkan pemain senior M. Ridwan yang banyak beroperasi di sektor kanan. Ya, di laga ini, sektor sayap kerap menjadi tumpuan tim Kota Atlas untuk melancarkan serangan.

Pelatih PSIS Subangkit mengaku target yang dipatok tim sebenarnya adalah tiga poin. Apalagi selama pertandingan timnya lebih mendominasi permainan. Namun, hasil tersebut dianggap sudah lumayan.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar