Bambang Tri Dituntut 4 Tahun Penjara

 

KOTA – Bambang Tri Mulyono terdakwa pencemaran nama baik Presiden Jokowi di tuntut empat tahun penjara oleh Jaksa Penutut Umum (JPU) pada sidang di Pengadilan Negeri Blora Rabu lalu (10/11).   JPU menilai penulis dan pengarang buku berjudul Jokowi Undercover

secara sah telah melanggar pasal 28 ayat 2, jo pasal 45 A ayat 2 UU 19/2016 atas perubahan UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), jo pasal 64 ayat 1 KUHP.

“Kami berpendapat bahwa terdakwa jelas telah menyebarkan informasi yang ditujukan secara sah dan meyakinkan untuk menimbulkan rasa kebencian dan permusuhan antar golongan, suku, ras dan agama,” ungkap Dafit Supriyanto di hadapan terdakwa, Ketua Majelis Hakim, Mukmirin Kusumastuti dengan hakim anggota Dwi Ananda FW dan  Rr. E. Dewi Nugraheni.

Dalam tuntutannya juga disebutkan hal-hal yang memberatkan diantarnya, memberikan keterangan yang berbelit-belit dan tidak menunjukkan rasa bersalah atas perbuatan yang telah dilakukan. Sementara yang meringankan adalah terdakwa tidak pernah dihukum sebelumnya dan masih menanggung nafkah di keluarganya.

“Atas perbuatan terdakwa, kami menuntut majelis hakim untuk menjatuhkan hukuman empat tahun kepada terdakwa dikurangi masa tahanan,” tegasnya.

Sidang selanjutnya dijadwalkan di gelar Senin depan (15/5), dengan agenda pembacaan pembelaan atau pledoi dari terdakwa. Sementara dalam persidangan tersebut, Bambang secara khusus memohon majelis hakim menyediakan alat pemutar video pada sidang dengan agenda pledoi  tersebut. Hal itu terdakwa meminta, karena ada tayangan yang menurutnya harus disaksikan secara bersama-sama. (sub/ali)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar