Buronan Curanmor Didor

PURWODADI – Satreskrim Polres Grobogan membekuk Jumain alias Proto, 34, warga Desa Kankung, Kecamatan Mranggen, Demak, kemarin. Buronan yang menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) selama tiga bulan ini saat hendak menjual mobil  Pikap L 300 hasil curian.

Penangkapan residivis tiga kali keluar masuk penjara ini di Desa Karangsono, Kecamatan Mranggen, Demak. Saat itu tersangka bersama temannya. Namun, temannya berhasil kabur dan menjadi buronan.

Wakapolres Grobogan Kompol Wahyudi Satrio Bintoro mengatakan, saat melakukan penangkapan sempat terjadi kejar-kejaran. Jumain membawa barang bukti mobil pikap L 300 hasil curian dari Salatiga. ”Saat kami amankan terpaksa melumpuhkan tersangka karena mencoba melarikan diri dan melawan petugas,” kata Kompol Wahyudi.

Aksi yang dilakukan Jumain diduga berkelompok. Bahkan, saat beraksi membawa senjata tajam dan tidak segan melukai korban. Selain itu, Jumain beberapa kali melakukan aksi pencurian motor di wilayah Grobogan. Dua rekannya saat melakukan aksi kejahatan tertangkap lebih dulu atau Januari lalu. Yakni, Faizin alias Bro, 28 dan Andi Fitriyanto alias Codot. Keduanya merupakan warga Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Demak. Mereka terpaksa ditembak kakinya karena berusaha kabur.

Pihaknya juga berhasil mengamankan Suwarto, 58, oknum perangkat Desa Jebol,  Kecamatan Mayong, Jepara. Dia diduga penadah hasil kejahatan yang selama ini dilakukan kedua pelaku. Barang bukti yang diamankan berupa sepeda motor Honda Vario nopol K 5090 ZZ.

Kasatreskrim Polres Grobogan AKP Eko Adi Pramono menambahkan, hasil penyelidikan kelompok Jumain ini setidaknya beraksi delapan kali di Purwodadi. ”Saat menjalankan aksinya Jumain gunakan kunci L untuk membuka paksa gembok pagar. Untuk kendaraan mobil dan sepeda motor gunakan kunci T,” terang dia.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar