Guru Madrasah Gelapkan 42 Mobil

 

KUDUS – Seorang guru madrasah aliyah swasta di Jepara nekat menggelapkan 42 mobil dari berbagai jenis. Puluhan mobil itu digadaikan dengan harga per unitnya bervariasi antara Rp 20 juta hingga Rp 50 juta. Pelaku pun berhasil mengantongi keuntungan hingga miliaran.

Pelaku bernama Muhammad Zainul Anwar, 34. Dia sehari-hari bekerja sebagai guru di madrasyah aliyah swasta yang berpendidikan cukup tinggi, yakni strata 2 (S2) dengan gelar M.Pd.I. Namun, ternyata gelar dan profesi itu tak membuatnya berperilaku baik.

Warga RT 2/RW 1 Dukuh Krajan, Desa Daren, Nalumsari, Jepara, ini melakukan aksi penggelapan mobil di Kudus, Semarang, Jepara, dan kota lainnya. Perbuatanya itu sudah dilakukan sejak November 2016 silam hingga Maret 2017 lalu.

Kejahatan pelaku baru diketahui setelah salah satu korbannya melaporkan ke Polres Kudus. Korban yang melaporkan, Kambali, 58, asal Desa/Kecamatan Mejobo, Kudus.

Ceritanya, tersangka menyewa tiga unit mobil milik korban. Di antaranya, Daihatsu Terios nopol K-8917-VB; Daihatsu Grand Max nopol K-1681-QK; dan Daihatsu Grand Max nopol K-1744-VK. Perjanjiannya, uang sewa dibayarkan per bulan setelah jatuh tempo pemakaian selama satu bulan. Namun, ternyata tersangka tidak membayar biaya sewa tersebut. Bahkan, tiga mobil itu digadaikan tersangka kepada orang lain tanpa sepengetahuan pemilik mobil.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar