Persiku Matangkan Skema Diamond

KUDUS - Persiku musim lalu memang lebih getol memakai formasi 4-2-3-1. Di bawah asuhan pelatih Hidayat, Macan Muria sulit meninggalkan skema ini,  entah itu pada laga uji coba atau kompetisi resmi.

Namun, melihat beberapa pertandingan yang telah dijalani musim ini, Sugeng Riyadi cs lebih banyak memakai skema 4-4-2. Meski, dalam kondisi bertahan, mereka tetap hanya meninggalkan seorang striker di depan.

Skema ini tentu juga melihat materi pemain yang ada. Tiadanya seorang target man seperti yang diharapkan, membuat tim pelatih memaksimalkan para penggawa yang ada. Alhasil, opsi 4-4-2 pun dipilih. Formasi ini terbukti efektif kala Persiku menghempaskan Persikama 3-0 pada laga kandang Minggu (16/4).

Adapun pada laga tandang melawan Persab Brebes Rabu (19/4) lalu, Persiku memang kembali memakai formasi 4-4-2. Namun, melihat lawan, tim pelatih lebih memilih 4-4-2 diamond. Yakni dengan menempatkan seorang gelandang serang yang menopang dua striker. Dua sayap ditempatkan di kanan dan kiri sedangkan satu gelandang lain berada di tengah yang juga berfungsi pengangkut air.

Formasi tersebut juga terbukti efektif dan mampu memaksakan hasil imbang di kandang lawan. Meski justru sebenarnya ada beberapa peluang yang didapat Macan Muria.

Asisten pelatih Persiku Wijiono menyebut, formasi 4-4-2 cukup efektif meredam serangan-serangan lawan di laga tandang. Maka, pada laga berikutnya, Macan Muria kemungkinan besar akan lebih mengandalkan skema tersebut.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar