Basuki: Segera Tanam Padi

WELAHAN – Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Inf. Ahmad Basuki menghadiri Masa Tanam (MT) II dalam rangka Upsus 2017 di Desa Ujungpandang, Welahan, kemarin. Puluhan petani, jajaran pejabat Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jepara, Pemerintah Kecamatan Welahan, dan para anggota TNI AD hadir dalam acara itu.

Ahmad Basuki dalam acara itu langsung praktik gunakan transplanter. Orang nomor satu di Kodim 0719/Jepara membawa alat itu memutar di satu petak sawah. Ia membawa alat itu berjalan 500 meter. ”Lumpurnya terlalu dalam. Sekitar 50 sentimeter. Transplanter ini tak cocok untuk lahan sawah yang lumpurnya dalam. Cocok untuk lahan sawah lumpur dangkal,” jelas Ahmad Basuki.

”Ini (transplanter, Red) jadi evaluasi dari kami. Kami akan lapor ke pusat. Mungkin ada teknologi baru bisa diterapkan di sawah berlumpur dalam,” tegasnya.

Basuki mengaku telah kerja sama dengan Gapoktan dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL)  mengimbau agar para petani awal April ini segera laksanakan MT II. ”Kami tidak maksa ke mereka (petani, Red), tapi ini imbauan. Karena MT II itu berkaitan waktu. Kalau MT II terlambat, maka bisa gagal panen. Apalagi daerah Desa Unjungpandan ini daerah sulit air,” terangnya.

Basuki mengimbau agar petani jangan lama membiarkan lahannya nganggur. ”Target kami di Welahan itu empat ribu hektare MT I dan MT II. Saat ini baru 1.300 hektare. Masih kurang banyak. Karena itu musim tanam II petani harus cepat merealisasikannya,” ujarnya.

Basuki mengimbau agar para petani juga memanfaatkan mesin pertanian. Beralih dari pertanian tradisional ke modern. ”Sekarang petani sudah mengeluh, sulit mencari tenaga buruh. Karena itu mulai gunakan mesin. Gunakan alat mesin tani yang diberikan bantuan pemerintah,” tegasnya. Perlu diketahui luas tambah tanam di Desa Unjungpandan sekitar 414 hektare. Saat ini sudah terealiasi 331 hektare atau sekitar 80 persen.

Kabid Tanaman Pangan dan Holkutitura dari Dinas Pertanian dan Pangan Wijil Sularsih  menjelaskan di Kecamatan Welahan luas tanam di MT  sekitar 1.400 hektare. Di MT II hingga awal April sekitar 1.700 hektare. Baru sekitar 25 persen dari target. ”Laporan libur panjang belum masuk ke kami. Semoga nanti sesuai target,” tegasnya. (zen)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar