Juara Robotik Jateng Terbitkan Dua Novel
BERITA TERKAIT

Menjuarai berbagai lomba robotik tingkat provinsi, tidak membuat Mohammad Abdurrohman menjadi ilmuan. Dia justru memilih menjadi penulis. Meski, tulisannya sempat ditolak puluhan penerbit.

NOOR SYAFAATUL UDHMA, Kudus

PROFESI penulis tidak banyak yang mengidamkan. Selain pekerjaannya tidak mudah, perlu membaca buku dan mencari inspirasi. Penulis juga tidak ada aturannya. Karena itulah, banyak penulis tidak mendapatkan honor secara berkala.

Namun, Muhammad Abdurraohman atau yang akrab dipanggil Reyhan ini menyukainya. Baginya menulis untuk mengekspresikan diri. Dia juga mampu menulis memberitahu tanpa menggurui, membuat opini tanpa menghakimi, tulisan mampu membuat insiprasi dan motivasi orang.

Lelaki yang lahir di Kudus, 18 Mei 1994 ini mengaku, sebelumnya menjadi juara robotik. Saat duduk di bangku SMK tertarik membuat robot. Setiap hari mengotak-atik barang elektronik tersebut.

Awalnya bisa membongkar, namun tidak bisa mengembalikan. Akhirnya terpacu mampu membuat robot. Lama belajar, dia lahir menjadi Reyhan sang pembuat robot. Beberapa robot seperti line flower dan ringan lainnya dibuat. Karena itulah dia sering diikutsertakan guru mengikuti perlombaan robotik.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar