Bapak Terlempar ke Sungai

KUDUS – Angin puting beliung memporak-porandakan tiga rumah di RT 3/RW 2 Kampung Degil, Desa Wates, Undaan. Satu rumah rusak parah, sementara dua lainnya ringan.

Rumah yang rusak parah milik Kasno, 40. Akibat terjangan angin itu, atap teras hingga ruang tamu rusak. Tembok kamar dan ruang tamu jebol dengan ukuran yang cukup lebar. Ssebelah timur jebol sepanjang 4 meter dengan tinggi 2 meter. Sedangkan tembok ruang tamu sebelah barat juga jebol dengan ukuran yang sama.

 Kasno, 40, pemilik rumah mengatakan, angin mulai datang pukul 18.15 saat adzan Magrib kemarin malam. Kali pertama muncul dari pematang sawah yang berjarak 100 meter dari rumahnya. ”Waktu itu, saya melihat sendiri ukuran anginnya sama besar sekali,” ungkapnya.

Sebelum angin merusak rumahnya, dia bersama istri dan tiga anaknya sedang berjalan menuju musala yang berjarak 50 meter dari rumahnya. Istri dan anaknya itu, Ruslin, 35 (istri), Temok Putri Lestari, 17 (anak), Nia Agustina, 16 (anak), dan Fida Khoirotun Naja, 4.

Ketika angin muncul, istri dan kedua putrinya sudah di dalam musala. Namun putrinya yang bernama Temok Putri Lestari, 17 pulang ke rumah hendak mengambil mukena. ”Tiba-tiba awan mendung turun dan membentuk putaran angin. Pertama saya kira angin menuju ke musala, jadi saya panggil istri dan dia menghampiri saya. Putri saya yang mengambil mukena juga saya panggil agar segera keluar,” katanya.

Namun ternyata angin tidak mengarah ke musala, melainkan ke rumahnya. Seketika itu, dia bersama istri dan putrinya sedang di depan rumahnya. Kecepatan angin yang cukup tinggi, membuat mereka tidak sempat menyelamatkan diri.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar