Ganggu Ketertiban, Anak Jalanan Ditangkap

BLORA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Blora mengamankan tujuh anak jalanan. Mereka biasa mangkal di traffic light. Untuk memberikan efek jera, petugas memotong dan merapikan rambut mereka. Kemudian disuruh pulang ke rumah masing-masing.

Kepala Satpol PP Kabupaten Blora Anang Sri Danaryanto mengungkapkan, mereka bukan berasal dari Kabupaten Blora. Namun dari kabupaten tetangga. Di antaranya dari Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Biasanya mereka mangkal di Perempatan Bangkle, Jalan Jenderal Sudirman atau arah Blora-Cepu dan di traffic light Biandono, Jalan Gatot Subroto atau arah Blora-Purwodadi. ”Saat lampu merah mereka ngamen. Kalau tidak dikasih, kadang melakukan hal-hal yang merugikan pengendara. Bahkan, sampai melempari kendaraan,” ucapnya kemarin.

Anang menuturkan, saat ditangkap, mereka tampak sedang asyik duduk di teras depan toko kosong sambil menunggu kendaraan berhenti ketika lampu merah. ”Kita ingin Blora aman, bersih, dan nyaman,” tegasnya.

Usai terjaring, mereka digiring petugas ke kantor Satpol PP untuk dibina. ”Kami berikan bimbingan, arahan, dan tuntunan. Supaya bisa kembali ke jalan yang benar,” katanya.

Selain diberikan pembinaan, anak-anak jalanan tersebut juga disuruh membersihkan badan. Tujuannya, agar mereka terlihat lebih rapi dan sopan. Bahkan, rambut yang sebelumnya diwarnai, dicukur dan dirapikan oleh petugas Satpol PP.

”Kami mengimbau kepada masyarakat, kalau mengetahui atau menemukan anak jalanan yang berkeliaran di traffic light, agar melapor ke Satpol PP. Supaya mereka tak mengganggu ketertiban dan keamanan. Juga agar keindahan kota terjaga,” imbaunya. (sub/lin)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar