Penyedia Es Blok Mulai Terdampak

 

KOTA -  Dampak larangan kapal cantrang mulai berdampak. Salah satunya dirasakan para pemasok es balok ke kapal-kapal nelayan. Jika normal, seorang pedagang bisa memasuk seribu es balok ke kapal nelayan. Sedangkan, saat ini hanya berkisar 200 balok per hari.

Huda, penjual es yang berada di sekitar pertigaan Pentungan Rembang mengaku, penjualan es mulai menurun sejak akhir November lalu. Dia mengibaratkan, jika biasanya berlayar membawa 20 ton turun drastis menjadi lima ton.

Meskipun demikian, Huda tetap berjualan untuk melayani pedagang ikan seperti rajunan. Pastinya, jumlah es balok yang dijualnya menurun drastis sebelum nelayan tak berani melaut karena larangan cantrang.

Dalam kondisi normal, pria yang sudah puluhan tahun berjualan es ini mengaku bisa menjual seribu balok. Dia mengakui, mayoritas es yang dijualnya untuk memasok kebutuhan nelayan cantrang mulai dari kapal yang beratnya 10 gross tonnage (GT) hingga 30 GT ke atas.

Menurutnya, untuk kapal berukuran 30 GT sekali melaut biasanya membutuhkan 50 ton atau setara seribu balok es. Sedangkan, harga yang dipatok untuk memasok kapal besar memang berbeda dengan yang kecil.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar