Edarkan Pil Kuning ke Pelajar SMK

 

KOTA – Kasus dugaan pengedar obat hexymer alias obat kuning Anggi Muhammad Prasetyo akan diteruskan ke Kejaksaan Negeri Kudus. Warga RT 2 RW 2, Desa Bategede, Kecamatan Nalumsari, Jepara, ini ditangkap karena diduga mengedarkan pil kuning ke pelajar.

Kapolres Kudus AKBP Andy Rifai yang didampingi Kasatnarkoba AKP Sukadi menerangkan tersangka diamankan Selasa (10/1) lalu di rumahnya sekitar pukul 19.00. Petugas mendapati barang bukti yang sama, yakni ratusan obat kuning.

Dari hasil penyidikan, lanjut Andy, kasus ini bermula saat oknum pelajar SMK berinisial LF diketahui menyimpan obat kuning di sekolah oleh guru. Kejadian itu dilaporkan dan dikembangkan Satnarkoba Polres Kudus. “Dari pengakuan pelajar tersebut, mendapatkan barang pil itu dari Anggi. Setelah kami telusuri, memang benar terbukti,” katanya.

Saat ini tersangka mendekap dalam jeruji penjara Mapolres Kudus. Setelah kelengkapan berkas selesai akan dilanjutkan ke Kejaksaan Negeri Kudus. Tersangka diancam hukuman penjara maksimal delapan tahun. Tersangka akan dijerat dengan pasal 204 ayat 1 KUHP atau pasal 198 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Barang bukti yang berhasil disita berupa 650 pil hexymer. Polisi juga meyita sebuah handphone bermerek Nokia warna hitam lengkap beserta nomor yang digunakan transaksi.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar