Luapkan Emosi saat Korban Tak Mandi

KOTA –  Sidang kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kembali digelar di Pangadilan Negeri (PN) Kudus kemarin (9/1). Kasus yang melibatkan Mufiatun, 25, karyawan laudry ini untuk mendengarkan keterangan terdakwa Agus Susanto.

Dalam persidangan kali ini tampak hadir keluarga terdakwa. Bahkan, di antara mereka ada yang memaksa ikut meski sedang sakit. Mereka ingin mengikuti proses persidangan sekaligus bertemu dengan Agus Susanto.

Jalannya persidangan kemarin, di awal Agus mampu menjawab pertanyaan dengan baik. Di tengah perjalanan, Agus mulai plin-plan dalam memberikan keterangan.

Dia mengaku, Mufiatun sering tidak mandi. Bahkan tidak mandi hingga satu minggu. Hal itulah yang membuatnya sering emosi. Bau badan korban membuat baju laundry bau. Karena tidak tahan, terdakwa menyuruh Elyzabeth Angel Natanya memandikannya.

Selepas itu, Ketua Majelis Hakim Henny Trimira Handayani bertanya kenapa karyawan tidak diberi alas tidur. Agus menjawab, tidak suka pakai kasur. Terdakwa juga menyangkal memberi makan satu kali dalam sehari.

Agus menjelaskan, memberi makan dua kali, saat pagi dan malam. Karena sering mencuri makanan, saat malam tidak diberi makan. “Coba anda pikir, ada orang yang tidak ingin tidur di kasur? Lalu kenapa orang yang sudah diberi jatah makan, malah mencuri makanan?” tanya ketua majlis hakim.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar