Buka Rias Manten meski Belum Menikah

TATA rias merupakan hal yang disukai Widda Rasyida sejak duduk di bangku madrasah aliyah (MA). Gadis yang akrab disapa Widda itu mulai serius belajar make up sejak kuliah. Hingga sekarang, dia kerap menerima job make up rias pengantin.

”Saya mulai serius belajar make up bermula dari bapak saya melihat keseharian saya yang suka dengan make up. Kemudian waktu semester V, saya ditawari bapak les rias pengantin. Saya langsung mau menerima tawaran tersebut,” kata putri pasangan Wikunanto dan Durrotussa`adah ini.

Setelah selesai mengikuti les rias pengantin, Widda diajak pembimbingnya untuk menerima job merias pengantin. Gadis kelahiran Pati, 1 Juni 1996 ini sering menerima job rias pengantin karena kemapuannya merias dengan baik. Walaupun sibuk dengan job-nya merias, dia tidak melupakan tugas kuliahnya.

Dari pengalaman itu, alumni MA Salafiyah Kajen ini sudah membuka usaha riasan sendiri.  Berbekal dari pengalaman rias pengantin di lapangan, dia memeprsiapkan sendiri usahanya mulai dari konsep, baju pengantin, hingga ciri khas riasnya.

”Ke depan saya ingin menjadi perias terbaik. Saya juga ingin berdakwah melalui dunia rias. Dengan menawarkan kepada para pengantin untuk dirias dengan baju dan hijab syar’i,” kata mahasiswi Jurusan Dakwah STAIN Kudus ini.

Sebagai mahasiswi jurusan dakwah, warga Desa Kauman, Juwana, ini dituntut bisa berdakwah mengajak kebaikan. Tak terkecuali mengajak perempuan muslim untuk berhijab dengan baik. Entah itu melalui cara rias pengantin sekalipun. (put/lil)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar