Pengendara Celaka, Dipasang Rambu, Malah Dirusak
BERITA TERKAIT

KUDUS - Jalur lingkar utara (jalingkut) di Desa Mijen, Kaliwungu yang belum tersambung, telah dipasang penghalang jalan pada Rabu (16/11) lalu. Namun, kini kondisi rambu peringatan tersebut memprihatinkan.

             Usai kecelakaan yang menimpa pengendara mobil Toyota Avanza Rabu (16/11) lalu, jalan dari arah selatan dipasang rambu-rambu. Tujuannya agar pengendara tidak dapat masuk ke jalan yang belum terhubung.

            Rambu-rambu ditempatkan di titik lokasi yang berjarak 50 meter dari jalan yang belum terhubung. Yakni berupa barisan drum yang diisi penuh dengan batu split. Jumlahnya ada 15 drum. Tidak hanya itu, barisan drum direkatkan dengan beberapa bambu. Selain itu juga diberi seng yang dicat miring berwarna merah-putih. Rambu-rambu tersebut ditempatkan hingga menutup semua akses jalan kendaraan untuk dapat menuju ke lokasi jalan yang belum tersambung.

Namun, saat ini kondisi rambu-rambu memprihatinkan. Barisan drum morat-marit, isinya berserakan di jalan. Sejumlah batang bambu yang menjadi penjepit, hilang.

Sementara, seng yang berwarna merah-putih ditemukan tergeletak di sisi timur jalan berlokasi 900 meter ke arah selatan dari tempat rambu-rambu. Akibatnya kendaraan bisa melintas lagi ke jalan yang belum terhubung.

Subur, warga Klisat Mijen, Kaliwungu mengatakan, rambu-rambu rusak pada Senin (26/12) malam. Diduga dirusak anak-anak yang bermain trek-trekan di ruas jalan tersebut.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar